Penulis Utama : Putri Rachma Palupi
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2009
Judul : Dampak permintaan akhir terhadap sektor tanaman bahan makanan dalam pembangunan wilayah kabupaten Sragen dengan pendekatan analisis input-output
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Pertanian - 2009
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Pertanian Prog. Agribisnis-H.0305033-2009
Subyek : ANALISIS INPUT-OUTPUT
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya dampak perubahan dari komponen permintaan akhir terhadap pembentukan Output sektor tanaman bahan makanan dan mengetahui besarnya dampak perubahan dari komponen permintaan akhir terhadap penciptaan NTB sektor tanaman bahan makanan di Kabupaten Sragen. Metode dasar penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Daerah penelitian diambil secara sengaja (purposive) yaitu Kabupaten Sragen. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah, BPS Kabupaten Sragen, dan BAPPEDA Kabupaten Sragen. Data yang digunakan berupa Tabel Input-Output Jawa Tengah Tahun 2000 dan 2004, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Sragen Tahun 2006, dan Sragen dalam Angka 2006. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis Input-Output yang berupa analisis dampak Output dan analisis dampak NTB. Hasil penelitian menunjukkan Output sektor tanaman bahan makanan yang terbentuk sebagai dampak permintaan akhir adalah Rp 1.292.154.467.654,76, yang berasal dari dampak pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar Rp 877.218.908.330,97 (67,89 persen), dari pengeluaran konsumsi pemerintah sebesar Rp 13.487.904.761,95 (1,04 persen), dari pembentukan modal tetap sebesar Rp 19.189.110.206,14 (1,49 persen), dari perubahan stok sebesar Rp 26.498.201.665,22 (2,03 persen), dan dari ekspor sebesar Rp 355.760.342.690,48 (27,53 persen). NTB sektor tanaman bahan makanan yang tercipta sebagai dampak dari permintaan akhir sebesar Rp 1.190.065.170.000,00, terdiri dari NTB sektor tanaman bahan makanan sebagai dampak pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar Rp 807.912.440.348,46 (67,89 persen), pengeluaran konsumsi pemerintah sebesar Rp 12.422.265.352,38 (1,04 persen), dari pembentukan modal tetap sebesar Rp 17.673.035.439,07 (1,48 persen), dari perubahan stok sebesar Rp 24.404.657.228,52 (2,05 persen), dan dari ekspor sebesar Rp 327.652.771.631,58 (27,53 persen). Kata Kunci : Kabupaten Sragen, Tabel Input-Output, Permintaan Akhir, Dampak Output, Dampak Nilai Tambah Bruto, Sektor Tanaman Bahan Makanan
File Dokumen : Tidak ada file dalam dokumen ini.
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ir. Ropingi, M.Si.
2. Umi Barokah, S.P., M.P.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian