Penulis Utama : Euis Narulita Susanto
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun :
Judul : Pengaruh marketing mix terhadap keputusan pembelian di Toserba Swalayan Mitra Palur
Edisi :
Imprint : - -
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi NIM.F0299052-2004
Subyek : MANAJEMEN PEMASARAN
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Permasalahan yang hendak dicari jawabannya dalam penelitian ini adalah (1) Apakah ada pengaruh yang signifikan antara marketing mix (produk, harga, lokasi, promosi, dan pelayanan) secara bersama-sama terhadap keputusan pembelian konsumen di Toserba Swalayan Mitra Palur? (2) Apakah ada pengaruh yang signifikan antara marketing mix (produk, harga, lokasi, promosi dan pelayanan) secara parsial terhadap keputusan pembelian di Toserba Swalayan Mitra Palur? (3) Dari kelima faktor tersebut, faktor manakah yang paling kuat pengaruhnya terhadap keputusan pembelian di Toserba Swalayan Mitra Palur?.

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh yang signifikan antara marketing mix (produk, harga, lokasi, promosi, dan pelayanan) secara bersama-sama terhadap keputusan pembelian di Toserba Swalayan Mitra Palur (2) Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh yang signifikan antara marketing mix (produk, harga, lokasi, promosi, dan pelayanan) secara parsial terhadap keputusan pembelian di Toserba Swalayan Mitra Palur (3) Untuk mengetahui faktor mana yang paling berpengaruh terhadap keputusan pembelian di Toserba Swalayan Mitra Palur.

Hipotesis yang diuji dalam penelitian ini adalah (1) Diduga terdapat pengaruh yang signifikan antara marketing mix (produk, harga, lokasi, promosi dan pelayanan) secara bersama-sama (2) Diduga terdapat pengaruh yang signifikan antara marketing mix (produk, harga, lokasi promosi dan pelayanan) secara parsial terhadap keputusan pembelian di Toserba Swalayan Mitra Palur (3) Diduga dari kelima faktor tersebut, yang paling kuat pengaruhnya secara individual terhadap keputusan pembelian di Toserba Swalayan Mitra Palur adalah faktor harga.

Pengambilan sampel dengan menggunakan metode Convenience Sampling adalah metode pengambilan sampel yang diambil berdasarkan pada keterbatasan elemen dan kemudahan untuk mendapatkannya. Alasan menggunakan metode ini karena populasinya yang tidak jelas. Untuk memperoleh data cara yang dilakukan adalah dengan menyebar kuesioner kepada pelanggan Toserba Swalayan Mitra Palur yang kebetulan sedang berbelanja atau melakukan pembelian pada saat penelitian dilakukan. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah sebanyak 100 orang responden, dengan menggunakan level of significance 5%. Pengukuran terhadap tanggapan konsumen dengan menggunakan skala likert, data yang telah terkumpul kemudian akan diuji tingkat validitas dan reliabilitasnya untuk mengetahui seberapa cermat dan konsisten alat ukur yang digunakan. Dalam pengolahan data untuk menguji analisis digunakan bantuan program SPSS 10. Kemudian dilakukan analisis deskriptif sebagai gambaran tentang tanggapan kosumen terhadap atribut produk yang ditawarkan sebuah toko dan analisis kuantitatif yang terdiri dari uji Regresi Berganda, Uji F, Uji t, dan Koefisien Determinasi.

Hasil analisis deskriptif terhadap konsumen menunjukkan bahwa sebagian besar konsumen berusia 16-22 tahun (42%), berjenis kelamin wanita (65%), pendidikan terakhir SLTP (51%), dan mempunyai pekerjaan pelajar (45%).

Dari hasil analisis kuantitatif, didapat hasil F hitung 54,451 dengan taraf signifikansi 0,000 < 0,05 hal ini berarti bahwa ada pengaruh yang signifikan secara bersama-sama antara produk, harga, lokasi, promosi, dan pelayanan terhadap keputusan pembelian. Dan dari hasil uji t diketahui bahwa produk, harga, lokasi, promosi, dan pelayanan secara parsial mempengaruhi keputusan pembelian, hal ini terlihat dari hasil t hitung tiap variabel dengan taraf signifikansi < 0,05. Hasil t hitung tiap variabel adalah produk (2,969), harga (6,889), lokasi (3,976), promosi (6,581), pelayanan (2,756). Dari hasil uji t terbukti bahwa faktor harga adalah faktor yang paling kuat pengaruhnya terhadap keputusan pembelian karena nilai t hitung harga yang paling besar. Koefisien Determinasi (R2) didapat hasil 0,743 dan koefisien determinasi yang disesuaikan (Adjusted R Square) adalah sebesar 0,73 hal ini berarti 73% keputusan pembelian benar-benar dijelaskan oleh besar kecilnya produk, harga, lokasi, promosi, dan pelayanan sedangkan sisanya 27% dipengaruhi oleh variabel lain.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti akan memberikan saran kepada Toserba Swalayan Mitra Palur, untuk memperhatikan faktor marketing mix tersebut secara keseluruhan. Melihat faktor harga adalah yang paling kuat pengaruhnya terhadap keputusan berbelanja, maka disarankan untuk tetap mempertahankan kualitas harga dalam arti harga menetapkan harga jual barang yang lebih murah dari toko lain dengan tidak mengesampingkan kualitas barang yang dijual.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis