Penulis Utama : Agus Tri Setiyawati
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2004
Judul : Kemampuan informasi keuangan untuk memprediksi laba dan arus kas di masa yang akan datang
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ekonomi UNS - 2004
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi NIM.F0300001-2004
Subyek : LABA
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian ini dilakukan untuk menguji: pertama, apakah informasi keuangan yang terdiri dari laba, piutang, persediaan, biaya administrasi dan penjualan serta rasio laba kotor terhadap penjualan mempunyai pengaruh signifikan terhadap prediksi perubahan laba satu tahun mendatang; kedua, apakah informasi keuangan yang terdiri dari laba, piutang, persediaan, biaya administrasi dan penjualan, rasio laba kotor terhadap penjualan serta arus kas mempunyai pengaruh signifikan terhadap prediksi perubahan arus kas satu tahun mendatang. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah: pertama, laba, piutang, persediaan, biaya administrasi dan penjualan serta rasio laba kotor terhadap penjualan mempunyai pengaruh signifikan terhadap prediksi perubahan laba satu tahun mendatang; kedua, laba, piutang, persediaan, biaya administrasi dan penjualan, rasio laba kotor terhadap penjualan dan arus kas mempunyai pengaruh signifikan terhadap perubahan arus kas satu tahun mendatang. Pengujian dilakukan dua kali yaitu sebelum memperhitungkan faktor deflator berupa tingkat inflasi dan setelah memperhitungkan tingkat inflasi.

Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi berganda di mana sebelum melakukan analisis regresi terlebih dahulu dilakukan pengujian asumsi klasik yang terdiri dari normalitas, heteroskedastisitas, autokorelasi, dan multikolinieritas. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji t, uji F, dan Adjusted R2. Penelitian dilakukan terhadap perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta untuk periode tahun 1998 sampai dengan 2002. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling yakni sampel diambil berdasarkan kriteria-kriteria yang ditentukan oleh peneliti agar diperoleh sampel yang lebih representatif dengan penelitian yang dilakukan.

Hasil pengujian asumsi klasik menunjukkan bahwa penelitian terbebas dari asumsi klasik. Pengujian hipotesis dengan uji t diperoleh hasil bahwa sebelum memasukkan faktor deflator variabel yang berpengaruh signifikan dalam memprediksi perubahan laba adalah laba dengan t hitung –3,671 dan variabel yang siginifikan dalam mempengaruhi prediksi perubahan arus kas adalah piutang dengan nilai t hitung 2,501 dan arus kas dengan nilai t hitung –2,004. Sedangkan setelah memasukkan faktor deflator, variabel yang berpengaruh signifikan terhadap prediksi perubahan laba adalah laba dengan t hitung –5,354 dan rasio laba kotor terhadap penjualan dengan nilai t hitung 3,519. Pengujian hipotesis dengan uji F sebelum memasukkan faktor deflator menunjukkan nilai p 0,004 untuk prediksi perubahan laba dan 0,066 untuk prediksi perubahan arus kas. Uji F setelah memasukkan faktor deflator, menunjukkan nilai p 0,000 untuk prediksi perubahan laba dan 0,999 untuk prediksi perubahan arus kas. Pengujian goodness of fit menunjukkan bahwa sebelum memasukkan faktor deflator untuk prediksi perubahan laba diperoleh adjusted R2 0,185 dan untuk prediksi arus kas adjusted R2 sebesar 0,096. Pengujian setelah memasukkan faktor deflator untuk prediksi perubahan laba diperoleh adjusted R2 0,568 dan untuk prediksi perubahan arus kas diperoleh adjusted R2 sebesar –0,099 sehingga nilainya dianggap 0.

Berdasarkan hasil analisis tersebut maka diambil kesimpulan: pertama, sebelum memasukkan faktor deflator, secara bersama-sama informasi keuangan mempunyai pengaruh signifikan terhadap perubahan laba namun secara individu varibel yang berpengaruh hanya laba; kedua, sebelum memasukkan faktor deflator, secara bersama-sama informasi keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap prediksi perubahan arus kas namun secara individu variabel piutang dan arus kas berpengaruh signifikan terhadap prediksi perubahan arus kas; ketiga, setelah memasukkan faktor deflator, secara bersama-sama informasi keuangan mempunyai pengaruh signifikan terhadap perubahan laba namun secara individu varibel yang berpengaruh hanya laba dan rasio laba kotor terhadap penjualan; keempat, setelah memasukkan faktor deflator, baik secara bersama-sama maupun individu informasi keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap prediksi perubahan arus kas.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Dra. Setianingtyas Honggowati, MM., Ak
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis