Penulis Utama : Sigit Prasetyo
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : I.0302054
Tahun : 2007
Judul : Penentuan ulang alokasi buffer untuk meningkatkan throughput lini produksi (studi kasus : PT. General Electric Lighting Indonesia)
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Teknik - 2007
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Teknik Jur. Teknik Industri-I.0302054-2007
Subyek : BUFFER
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK PT. GE Lighting Indonesia merupakan sebuah perusahaan manufaktur yang memproduksi lampu. Secara umum lini produksi di PT. GE Lighting Indonesia terdiri dari 5 buah mesin dengan buffer penyangga diantara mesin yang memiliki kapasitas awal buffer1=1225 unit, buffer2=915 unit, buffer3=820 unit dan buffer4=545 unit. Pengalokasian buffer tersebut memang dilakukan dengan tujuan menempatkan ouput dari suatu mesin sebelum diproses ke mesin berikutnya. Perbedaan waktu proses tiap mesin membuat aliran proses produksi menjadi kurang lancar dan berdampak pada throughput yang kurang maksimal. Penyabab lain yang membuat throughput lini produksi kurang maksimal adalah faktor kerusakan mesin. Meskipun kebijakan perawatan preventif telah diterapkan di PT. GE Lighting Indonesia tetap saja ada kerusakan-kerusakan mesin yang tidak dapat dihindarkan pada saat proses produksi berlangsung. Pada penelitian ini akan mencoba menentukan ulang alokasi buffer yang ada di PT.GE Lighting Indonesia agar lebih memperlancar aliran proses produksi sehingga dapat meningkatkan throughput lini produksi. Metode yang digunakan untuk menentukan ulang alokasi buffer adalah melalui pendekatan simulasi dengan alasan tidak ditemukan model analitik yang representatif dan valid yang sesuai dengan sistem yang diamati. Simulasi dilakukan menggunakan software Promodel 4.0. Berdasarkan desain eksperimen dan running simulasi didapatkan alternatif kapasitas buffer yang paling baik adalah 900 unit (buffer1, buffer2, buffer3 dan buffer4 memiliki kapasitas sama yaitu sebesar 900 unit) dengan rata-rata throughput sebesar 9.651 unit/shift, sedangkan kapasitas buffer awal memiliki rata-rata throughput sebesar 9.207 unit/shift. Jadi bila dibandingkan dengan keadaan awal, penentuan ulang alokasi buffer dapat meningkatkan throughput lini produksi perusahaan sebesar 444 unit/shift Kata kunci : BUFFER, throughput, lini produksi, simulasi.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Penentuan ulang alokasi buffer untuk meningkatkan throughput lini produksi.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. I Wayan Suletra, ST, MT.
2. Muh. Hisjam, STP, MT.
Catatan Umum : 3183/2007
Fakultas : Fak. Teknik