Penulis Utama : Epta Mulyaningrum
Penulis Tambahan : 1.
2.
NIM / NIP : C.0901015
Tahun : 2006
Judul : Pengembangan pola batik klasik ”s” martawi di Gajahan Surakarta kajian tentang ragam hias, proses, bahan dan fungsi
Edisi :
Imprint : Surakarta - FSSR - 2006
Kolasi :
Sumber : UNS-FSSR Jur. Kriya Seni-C.0901015-2006
Subyek : BATIK
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Batik adalah kekayaan kebudayaan Indonesia yang telah menjadi salah satu identitas bangsa dan batik merupakan busana resmi nasional. Pasa awalnya busana batik merupakan kebudayaan keraton khususnya Jawa yang kemudian menyebar kebeberapa daerah. Semakin majunya teknologi dan meningkatnya kebutuhan manusia menyebabkan perkembangan batik dalam berbagai segi seperti bahan dan warna. Batik tulis sebagai batik tradisional yang dapat bertahan lama untuk diminati orang. Batik tulis banyak dibuat dibeberapa daerah diantaranya di Kerajian Batik Tulis Halus ”S” Martawi yang tepatnya di jalan Singolodro kecamatan Gajahan. Adapun pokok permasalahannya adalah bagaimana keberadaan dan perkemngan batik tulis di kecamatan Gajahan. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui (1) Latar belakang (konsep) penciptaan batik klasik ”S” Martawi yang telah mengalami pengembangan pola (2) Proses pewarnaan batik ”S” Martawi hasil dari pola pengembangan (3) Perwujudan pola batik klasik yang terdapat di Kerajinan Batik Tulis Halus ”S” Martawi. Untuk itu manfaat yang diharapkan dari penelitian adalah dapat (1) memberikan sumbangan terhadap ilmu keseni-rupaan khususnya kriya seni tentang pola pengembangan batik klasik Surakarta (2) Memberikan masukan yang berguna bagi pengusaha, pengrajin batik dan pemerintah daerah setempat serta (3) mamberikan masukan yang berguna kepada masyarakat khususnya pengguna batik dan pecinta batik. Kajian Teoritis menguraikan tentang (1) Pengertian batik dari segi bahasa maupun secara umum (2) Sejarah singkat batik dan perkembangannya (3) Pengertian ragam hias batik yang meliputi, pengertiannya dan bagian-bagian yang ada didalamnya yaitu, tentang corak, pola, motif. (4) Proses pembuatan batik yang di mulai dari persiapan kain sampai pada proses pelorodan. (5) Fungsi dari batik tulis baik secara tradisional maupun secara modern. Bentuk penelitian yang di gunakan adalah penelitian kualitatif yang menangkap informasi kualitatif atau data deskriptif yang di analisa secara interaktif dengan proses pengumpulan data. Komponen analisis berupa reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan. Untuk menjamin dan mengembangkan validitas data di gunakan teknik triangulasi data. Strategi penelitiannya adalah studi kasus terpancang yang tidak bersifat holistik penuh tetapi terpancang pada beberapa variabel yang telah ditentukan. Data-data yang dibutuhkan berasal dari informasi nara sumber, tempat atau peristiwa yang berupa kegiatan dan tempat pembuatan batik, arsip dan dokumen yang berhubungan dengan batik tulis serta benda yang berupa kain- kain batik, bahan-bahan peralatan untuk membuat batik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah (1) Observasi yang terdapat di Jalan Singolodro kecamatan Gajahan yang telah lama dimulai sejak lama secara turun temurun (2) Teknik pembuatan batik yang digunakan adalah secara tulis dengan proses mbironi / ngesik dan lorodan. (3) Alat utama yang di gunakan adalah canting dan bahan dasar yang digunakan adalah canting dan bahan dasar yang digunakan adalah mori katun promissima, malam/lilin serta pewarna alam yang digunakan adalah pewarna soga genes yang terbuat dari olahan kayu jambal, tingi, tegeran. (4) Fungsinya untuk keperluan busana baik adat maupun modern keperluan rmah tangga dan Interior. (5) Upaya- upaya pengembangan yang telah dilakukan (6) Wujud visual ragam hias batik tulis Gajahan merupakan ragan hias yang terdiri dari motif tradisi dan motif pola pengembangan bentuk dan makna simbolisnya. Motif ini merupakan bentuk pengolahan dan stilasi ornamen dari motif hasil pengembangan dan pengolahan bentuk bentuk seperti, flora, fauna, dengan bahan dan warna yang lebih beragam (7) Penciptaan batik yang di sebabkan faktor eksternal ( budaya, sosial, tradisi ) dan internal ( estetis, fungsi, bahan, bentuk dan proses ) (8) Motif dan warna batik tulis Gajahan terdiri dari beberapa batik ragam hias klasik maupun pola pengembangan. Berdasarkan hasil pembahasan maka kesimpulannya sebagai berikut (1) Gajahan merupakan salah satu daerah sentra batik di Jawa (2) Batik yang di buat adalah batik klasik dan batik pola pengembangan, kesadaran untuk melestarikan batik tulis serta memenuhi permintaan akan batik semakin berkembang (3) Perwujudannya terdiri atas ragam hias batik tradisional dan ragam hias pola pengembangan (4) Batik tulis di Gajahan ini masih memiliki prospek yang yang cukup bagus di masa mendatang. Untuk itu saran-saran yang di berikan adalah supaya hasil penelitian ini dapat menambah wawasan para civitas akademik yang berkaitan dengan kesenirupaan tentang batik tulis khususnya yang ada di Gajahan dan sebagai masukan yang berarti bagi pengrajin batik dan pengusaha batik serta pemerintah daerah setempat tentang keberadaan batik yang ada di daerahnya. Dengan demikian diharapkan ada kerjasama dari semua pihak untuk mengadakan suatu kegiatan atau mendirikan pusat kajian mengenai batik dan kemungkinan pengembangan dan inovasi yang dapat di lakukan untuk kepentingan bersama.
File Dokumen : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Nanang Rizali, MSD
Catatan Umum : 2354/2006
Fakultas : Fak. Sastra dan Seni Rupa