Penulis Utama : Melin Puspitaningrum
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : M.0300034
Tahun : 2005
Judul : Sintesis dan karakterisasi kompleks triaqutrisulfisoksazolkobal (II) sulfat.nhidrat (n = 2, 3 atau 4) dan tertraaquadisulfametathazinkobalt (II) sulfat.nhidrat (n = 2 atau 3)
Edisi :
Imprint : Surakarta - F.MIPA - 2005
Kolasi :
Sumber : UNS-FMIPA Jur. Kimia-M.0300034-2005
Subyek : SINTESIS
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Kompleks kobalt(II) dengan sulfisoksazol dan sulfamethazin telah disintesis dengan perbandingan mol logam dan mol ligan 1 : 4. Sintesis dilakukan dengan merefluks Co2+ dalam metanol dengan sulfisoksazol dan sulfamethazin. Formula kompleks diperkirakan dari analisis kadar Co dalam kompleks dengan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Perbandingan muatan kation dan anion diperkirakan dari pengukuran daya hantar listrik dengan konduktivitimeter. Identifikasi adanya H2O dalam kompleks dilakukan dengan Differential Thermal Analyzer (DTA). Kekuatan ligan ditunjukkan oleh pergeseran panjang gelombang maksimum pada spektra UV-Vis. Gugus fungsi dari ligan yang terkoordinasi pada atom pusat Co2+ diperkirakan dari spektra infra merah. Momen magnet dari kompleks ditentukan dengan dengan Magnetic Susceptibility Balance (MSB). Proses reduksi dan oksidasi kompleks diperkirakan dari voltamogram siklis. Sistem kristal ditentukan dengan spektra X Ray Diffractometer (XRD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompleks Co-sulfisoksazol dan Co-sulfamethazin berhasil disintesis membentuk kompleks koordinasi 6. Perkiraan formula kompleks adalah [Co(slfs)3(H2O)3]SO4.nH2O (n = 2, 3 atau 4) dan [Co(slfm)2(H2O)4]SO4.nH2O (n = 2 atau 3 ). Daya hantar listrik kompleks Co-sulfisoksazol dan Co-sulfamethazin dalam metanol menunjukkan perbandingan muatan kation : anion = 1:1. Analisis thermal menunjukkan adanya H2O dalam kompleks. Kedua kompleks bersifat paramagnetik dengan meff = 4,60(9) BM. Spektra IR menunjukkan pergeseran serapan gugus fungsi N-H primer dan diperkirakan gugus fungsi tersebut terkoordinasi pada atom pusat Co2+. Struktur dari kedua kompleks diperkirakan oktahedral. Spektra UV-Vis menghasilkan puncak transisi yaitu 4T1g(F) à 4T2g(P) (n3) pada panjang gelombang 515,5 nm (19.342 cm-1) untuk [Co(slfs)3(H2O)3]SO4.nH2O (n = 2, 3 atau 4) dan 4T1g(F) à 4T2g(P) (n3) pada 515,3 nm (19.406 cm-1) untuk [Co(slfm)2(H2O)4]SO4.nH2O (n = 2 atau 3 ). Harga 10 Dq (Do) transisi 4T1g à 4T2g (n1) untuk kompleks [Co(slfs)3(H2O)3]SO4.nH2O (n = 2, 3 atau 4) sebesar 95,29 kJ.mol-1 dan kompleks [Co(slfm)2(H2O)4]SO4.nH2O (n = 2 dan 3 ) sebesar 95,60 kJ.mol-1. Voltametri siklis kompleks [Co(slfs)3(H2O)3]SO4.nH2O dan [Co(slfm)2(H2O)4]SO4.nH2O menunjukkan terjadinya proses reduksi-oksidasi secara quasi-reversible dengan DE = 0,06 Volt (n= 0,95) dan DE = 0,0892 Volt (n = 0,639). Sistem kristal kompleks [Co(slfs)3(H2O)3]SO4.nH2O adalah monoklinik, dan kompleks [Co(slfm)2(H2O)4]SO4.nH2O adalah rhombohedral. Kata kunci: Sintesis, Karakterisasi, Sulfisoksazol, Sulfamethazin
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
PUS.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Sentot Budi Rahardjo, PhD
2. Abu Masykur, M.Si
Catatan Umum : 304/2005
Fakultas : Fak. MIPA