Penulis Utama : Rochmi Indri Apriyani
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : M.0302008
Tahun : 2007
Judul : Degradasi fotoelektrokatalitik remazol yellow fg menggunakan semikonduktor lapis tipis grafit/TiO2/Cu dan grafit/komposit TiO2-SiO2/Cu
Edisi :
Imprint : Surakarta - FMIPA - 2007
Kolasi :
Sumber : UNS-FMIPA Jur. Kimia-M.0302008-2007
Subyek : SEMIKONDUKTOR
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Penelitian mengenai aplikasi material lapis tipis grafit/TiO2, grafit/komposit TiO2-SiO2, grafit/TiO2/Cu dan grafit/komposit TiO2-SiO2/Cu untuk mendegradasi zat warna Remazol Yellow FG telah dilakukan untuk mempelajari efisiensi relatif dari material tersebut pada proses degradasi. Metode degradasi yang digunakan adalah fotodegradasi, elektrodegradasi dan fotoelektrodegradasi. Komposisi material semikonduktor yang paling efisien digunakan untuk mendegradasi limbah zat warna Remazol Yellow FG. Dalam penelitian ini, 20 ppm larutan Remazol Yellow FG telah didegradasi selama 240 menit menggunakan lampu UV dan iluminasi sinar matahari, dan dengan pemberian potensial listrik 0,5 A; 12 V dari sebuah power supply. Efisiensi relatif penggunaan material semikonduktor sebagai agen pengkatalitik dapat disimpulkan dari pengukuran absorbansi larutan menggunakan spektofotometer UV-Vis. Perubahan gugus – gugus fungsi sebagai hasil dari proses degradasi dapat diamati menggunakan spektroskopi FT-IR. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa fotoelektrodegradasi sinar UV menggunakan semikonduktor grafit/TiO2/Cu efeisiensi relatif pada 60 menit pertama (60) 77,47 % dibandingkan fotodegradasi dan 11,52 % lebih efisien (60) dibandingkan elektrodegradasi. Semikonduktor lapis tipis grafit/TiO2/Cu 72,57 % lebih efisien (60) dibandingkan grafit/TiO2 dan semikonduktor grafit/komposit TiO2-SiO2/Cu 33,25 % lebih efisien (60) dibandingkan menggunakan grafit/komposit TiO2-SiO2. Kesimpulan lain dari penelitian ini adalah bahwa grafit/TiO2/Cu 13,91 % lebih efisien (60) dibandingkan grafit/komposit TiO2- SiO2/Cu. Spektra IR setelah proses degradasi menunjukkan penghilangan gugus asCH2 dan N=N serta pergeseran puncak – puncak aromatik C=C, OH melebar, N-H dan garam sulfon. Semua puncak Remazol Yellow FG masih teramati, hal itu karena zat warna Remazol Yellow FG masih tersisa pada larutan hasil akhir degradasi, meskipun warna larutan telah jernih.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
ROCHMI INDRI APRIYANI.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Fitria Rahmawati, M.Si
2. Drs. Sentot Budi Rahardjo, Ph.D
Catatan Umum : 5174/2007
Fakultas : Fak. MIPA