Penulis Utama : Yudi Kristanto
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : F.3400057
Tahun : 2003
Judul : Analisis penerimaan cukai pada kantor pelayanan bea dan cukai tipe-A Surakarta (tahun 2000-2002)
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Ekonomi - 2003
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Ekonomi Prog. D III Akuntansi Perpajakan-F.3400057-2003
Subyek : BEA DAN CUKAI
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAKSI Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Tipe-A Surakarta merupakan salah satu instansi Pemerintahan yang menangani dalam bidang pemungutan negara, dan adapun instansi tersebut menangani jenis pemungutan antara lain: Pabean, Cukai, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penjualan Barang Mewah (PPn.BM), dan Pajak Penghasilan atas impor (PPh pasal 22). Sedangkan Cukai atau Sin Tax atau pajak dosa sendiri dikenakan atas Barang Kena Cukai yaitu: hasil tembakau, etil alkohol, serta minuman mengandung etil alkohol. Tujuan dari dikenakannya Cukai (Sin Tax) adalah: untuk menghasilkan penerimaan negara (fiscal oriented); memberikan kenikmatan lebih sehingga layak dikenakan pajak khusus; menaikkan harga, sehingga hanya terjangkau untuk kalangan tertentu; memudahkan penguasaan perdagangan; untuk tujuan lain (public oriented) yaitu sebagai kontrol konsumsi dari barang-barang yang dianggap tidak bermoral; untuk membatasi tingkat konsumsi dari barang-barang tertentu yang bisa berakibat buruk bagi kesehatan masyarakat, misal rokok dan minuman keras. Untuk menilai besar kontribusi masing-masing Cukai (hasil tembakau, etil alkohol, dan minuman mengandung etil alkohol) diperlukan informasi penerimaan pajak di Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Tipe-A Surakarta (khususnya penerimaan Cukai). Dalam hal ini alat analisis yang digunakan penulis untuk menilai masing –masing kontribusi cukai (hasil tembakau, etil alkohol, dan minuman mengandung etil alkohol) yaitu: a. Ratio realisasi penerimaan cukai hasil tembakau, cukai etil alkohol ataupun cukai minuman mengandung etil alkohol terhadap jumlah realisasi penerimaan cukai. b. Ratio realisasi penerimaan cukai hasil tembakau, cukai etil alkohol atau cukai minuman mengandung etil alkohol terhadap jumlah seluruh realisasi penerimaan. c. Rumus ratio pertumbuhan realisasi penerimaan cukai (cukai hasil tembakau, cukai etil alkohol dan cukai minuman mengandung etil alkohol) dalam periode 2000 sampai dengan 2002. d. Rumus ratio realisasi penerimaan cukai hasil tembakau, cukai etil alkohol ataupun cukai minuman mengandung etil alkohol terhadap jumlah target penerimaan cukai. Alat analisis tersebut diatas digunakan untuk memperoleh informasi mengenai posisi penerimaan perpajakan (khususnya cukai) dan kontribusi masing-masing cukai yang telah diperoleh Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Tipe-A Surakarta selama periode 2000 sampai dengan 2002. Adapun rekomendasi yang dikemukakan penulis diharapkan dapat memberikan masukan yang cukup berarti dalam pengambilan keputusan oleh pihak atau seksi tertentu (terutama Seksi Perbendaharaan dan Seksi Cukai) dalam Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Tipe-A Surakarta.
File Dokumen : Tidak ada file dalam dokumen ini.
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Payamta, MSi., Ak
Catatan Umum : 722/2004
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis