Penulis Utama : Dyah Arsih Purwanti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2003
Judul : Studi perhitungan potensi dan pengkuran efisiensi serta efektifitas pajak hotel dan restoran dalam upaya peningkatan PAD di Kabupaten Karanganyar
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ekonomi UNS - 2003
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi NIM.F0199029-2003
Subyek : PAJAK DAERAH
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian ini dilakukan, berkaitan dengan adanya penerapan Undang-Undang No. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang No. 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Dengan diundangkannya kedua undang-undang tersebut maka masing-masing daerah harus mampu membiayai pembangunan daerahnya sendiri. Penggalian dana ini dilakukan dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terutama dari sektor pajak dan retribusi daerah menjadi amat penting. Diharapkan selalu mencapai tingkat atau bahkan melebihi target.

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui keadaan dan perkembangan pajak hotel dan restoran dilihat dari tingkat pertumbuhan pajak hotel dan restorannya sendiri dan kontribusi pajak hotel dan restoran terhadap Pajak Daerah dan PAD, (2) untuk mengetahui tingkat efisiensi pajak hotel dan restoran dilihat dari rasio pemungutan pajak hotel dan restoran dengan penerimaan pajak, dan (3) untuk mengetahui tingkat efektivitas pajak hotel dan restoran dilihat dari rasio penerimaan pajak dengan potensi pajak hotel dan restoran.

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara dan kuisioner yang disebar pada hotel dan restoran/rumah makan serta warung makan di daerah Kabupaten Karanganyar sedangkan data sekunder diperoleh dari Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Karanganyar, yaitu pada tahun anggaran 1998/1999 sampai dengan tahun anggaran 2002/2003.

Dalam penelitian ini menggunakan beberapa alat analisis yaitu : (1) laju pertumbuhan pajak hotel dan restoran, (2) kontribusi pajak hotel dan restoran terhadap Pajak Daerah dan PAD, (3) tingkat efisiensi pajak hotel dan restoran, dan (4) tingkat efektivitas pajak hotel dan restoran.

Dari hasil penelitian diperoleh bahwa : (1) laju pertumbuhan pajak hotel dan restoran setiap tahunnya sebesar 65,09%, (2) kontribusi pajak hotel dan restoran terhadap pajak daerah setiap tahunnya sebesar 8,90% sedangkan pajak hotel dan restoran terhadap PAD sebesar 0,60%setiap tahunnya, (3) berdasarkan tingkat efisiensi pajak dari jenis hotel di Kabupaten Karanganyar sebesar 61,4% sedangkan tingkat efisiensi pajak dari jenis restoran di Kabupaten Karanganyar sebesar 279,6%. Yang artinya tingkat efisiensi pemungutan pajak hotel maupun restoran belum efisien. Berdasarkan PP No. 65 Tahun 2001 bahwa biaya pemungutan paling tinggi 5%, dan (4) Tingkat efektivitas pajak dari jenis hotel di Kabupaten Karanganyar sebesar 0,07% atau sebesar 0,0007. Untuk tingkat efektivitas pajak dari jenis restoran di Kabupaten Karanganyar sebesar 1,92% atau sebesar 0,2. Berdasarkan Indeks Coverage Ratio (Pedoman Implementasi Paftack Tahap II) apabila 1 = CR maka hasilnya sangat baik; 0,60 < CR < 0,99 hasilnya baik; 0,30 < CR < 0,59 hasilnya cukup; 0,00 < CR < 0,29 hasilnya kurang. Dengan berdasarkan aturan tersebut maka tingkat efektivitas dari kedua potensi yaitu hotel dan restoran di Kabupaten Karanganyar kurang efektif.

Kesimpulan yang bisa diambil dari penelitian ini adalah : (1) rata-rata laju pertumbuhan pajak hotel dan restoran di Kabupaten Karanganyar selama 5 tahun terakhir yaitu dari tahun 1998/1999 sampai dengan tahun 2002/2003 sebesar 65,09%, sedangkan kontribusi pajak hotel dan restoran terhadap pajak daerah sebesar 8,90% dan untuk kontribusi pjak hotel dan restoran terhadap PAD sebesar 0,60%, (2) berdasarkan tingkat efisiensi pemungutan pajak hotel dan restoran belum sesuai dengan target (belum efisien) karena belum optimal dalam pemungutan PHR, (3) berdasarkan tingkat efektivitas pajak hotel dan restoran dari jenis hotel di Kabupaten Karanganyar kurang efektif Karena pemda setempat belum mengetahui secara pasti potensi yang ada.

Berdasarkan uraian kesimpulan di atas maka dapat diajukan saran-saran sebagai berikut : (1) tetap mempertahankan kerangka dasar penetapan sehingga diharapkan hasil perolehannya dapat meningkat sehingga mampu mengangkat minimnya pertumbuhan pajak hotel dan restoran selama ini kearah yang lebih tinggi sekaligus menyumbangkan kontribusi yang lebih besar bagi pajak daerah dan PAD, (2) diharapkan agar pemda Kabupaten Karanganyar khususnya Dipenda dan Disparta melakukan pendataan ulang terhadap wajib pajak/wajib pungut dan obyek pajak daripada pajak hotel dan restoran terutama di daerah perkotaan, (3) diharap dalam menetapkan pajak hotel dan restoran agar pejabat yang berwenang harus senantiasa melakukan validitas data sehingga dalam menerbitkan Surat Ketetapan Pajak Sementara (SKPS) atau Surat Ketetapan Pajak Rampung (SKPR) kepada wajib pungut sudah benar-benar mencerminkan tagihan pajak yang sesuai dengan potensi sebenarnya, (4) dengan melihat tingkat efisiensi maka seyogyanya pemda Kabupaten Karanganyar, khususnya Dipenda harus mencantumkan biaya pemungutan dalam laporan APBD secara rinci agar tingkat efisiensi bisa diukur secara tepat, dan (5) dengan melihat hasil efektivitas maka seyogyanya pemda Kabupaten Karanganyar mengambil kebijakan diantaranya : Perhitungan potensi harus dilakukan kembali secara berkala; Melakukan usulan perbaikan terhadap aspek-aspek internal; dan Mendorong usulan program-program untuk pengembangan aspek-aspek eksternal.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Sumardi, S.,E
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis