Penulis Utama : Andri Rizko Yulianto
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2004
Judul : Analisis perbedaan kepuasaan kerja antara pegawai perguruan tinggi negeri dengan pegawai perguruan tinggi swasta di Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ekonomi UNS - 2004
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi NIM.F0200020-2004
Subyek : MANAJEMEN PERSONALIA
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Kepuasan kerja merupakan hal yang sangat penting dalam sebuah organisasi karena dengan tercapainya kepuasan kerja personel organisasi tersebut diharapkan akan dapat memberikan sumbangan yang optimal bagi tercapainya tujuan organisasi yang bersangkutan. Penelitian ini berusaha untuk membandingkan kepuasan kerja antara pegawai negeri sipil dengan pegawai swasta dengan menggunakan dasar teori Dua Faktor Herzberg. Dengan mengambil sampel pegawai negeri sipil (PNS) di Universitas Sebelas Maret (UNS) dan karyawan swasta di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) diharapkan penelitian ini dapat membandingkan perbedaan kepuasan kerja keduanya terhadap faktor-faktor Higienis dan faktor-faktor Motivator.

Berdasarkan atas kajian teori yang dipelajari, maka penelitian ini berusaha untuk membuktikan empat buah hipotesis berikut kepada kedua objek penelitian tersebut. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap faktor-faktor Higienis antara pegawai yang puas dan pegawai yang tidak puas, dan terdapat perbedaan yang signifikan terhadap faktor-faktor Motivator antara pegawai yang puas dan pegawai yang tidak puas, pada pegawai Perguruan Tinggi Negeri dan pegawai Perguruan Tinggi Swasta. Juga untuk membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap faktor-faktor Higienis antara pegawai Perguruan Tinggi Negeri dengan pegawai Perguruan Tinggi Swasta dan terdapat perbedaan yang signifikan terhadap faktor-faktor Motivator antara pegawai Perguruan Tinggi Negeri dengan pegawai Perguruan Tinggi Swasta.

Populasi penelitian ini adalah pegawai negeri sipil (PNS) pada Perguruan Tinggi Negeri dan pegawai Swasta di Perguruan Tinggi Swasta di Surakarta. Untuk keperluan pengambilan sample, maka digunakanlah metode purposive sampling pada kedua populasi tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey yang dilakukan dengan cara menyebarkan instrumen penelitian berupa kuesioner secara langsung kepada responden. Sedangkan penentuan jumlah sampel dilakukan dengan teknik yang diadopsi dari pendapat Gay dan Diehl dengan jumlah minimal per group sebanyak 30 responden.

Pengujian hipotesis yang dilakukan dengan menggunakan Uji T dengan dua sample independen (independent sample test), menunjukkan bahwa hipotesis pertama berhasil dibuktikan dengan signifikan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa antara pegawai yang puas dan yang tidak puas, terdapat perbedaan yang signifikan terhadap faktor-faktor Higienis, dengan probabilitas 0.001. Sedangkan untuk hipotesis kedua yang menyatakan perbedaan terhadap faktor-faktor Motivator juga dapat diterima dengan probabilitas 0.000 Adapun pengujian hipotesis ketiga tidak dapat membuktikan secara signifikan perbedaan faktor-faktor Higienis antara pegawai Perguruan Tinggi Negeri dengan pegawai Perguruan Tinggi Swasta. Hal tersebut disebabkan oleh probabilitas hasil uji lebih besar dari 0.05, yaitu sebesar 0.873. Hal serupa juga terjadi dalam pengujian hipotesis keempat. Dengan probabilitas sebesar 0.823, tidak dapat dibuktikan secara signifikan bahwa antara pegawai Perguruan Tinggi Negeri dengan swasta terdapat perbedaan penilaian terhadap faktor-faktor Motivator mereka.

Berdasarkan hasil pengujian keempat hipotesis tersebut, maka diseyogyakan bagi pihak manajemen kedua instansi yang bersangkutan untuk lebih memperhatikan faktor-faktor higienis pegawai mereka secara keseluruhan, terutama faktor kebijaksanaan dan administrasi, faktor penyeliaan, faktor hubungan interpersonal, faktor gaji dan sesejahteraan serta faktor keamanan kerja pegawai agar ketidakpuasan pegawai (job dissatisfaction) dapat diminimalisasikan serendah mungkin. Sedangkan untuk meningkatkan kepuasan kerja (job satisfaction), hendaknya pihak manajemen PNS dan instansi swasta dapat lebih memperhatikan faktor-faktor Motivator secara keseluruhan, terutama atas faktor prestasi, faktor pengakuan, faktor pekerjaan yang dikerjakan (job itself), faktor tanggung jawab, serta faktor pertumbuhan & perkembangan. Perhatian yang lebih baik dan lebih bijaksana terhadap faktor-faktor Higienis dan faktor-faktor Motivator ini oleh pihak manajemen pegawai negeri sipil maupun swasta, diharapkan akan dapat semakin menekan tingkat ketidakpuasan kerja (job dissatisfaction) pegawai dan semakin mendorong tingkat kepuasan kerja (job satisfaction).

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis