Penulis Utama : Teddy Gunawan Syah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : F.3502063
Tahun : 2005
Judul : Analisis layout fasilitas produksi batik dengan menerapkan metode Line Balancing pada Divisi Trading di PT. Aneka Sandang Interbuana Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - F.Ekonomi - 2005
Kolasi :
Sumber : UNS - F.Ekonomi Prog DIII.Manajemen Industri - F.3502063 - 2005
Subyek : ANALISIS LAYOUT FASILITAS PRODUKSI
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Susunan atau layout fasilitas produksi yang baik akan memberikan tingkat efisiensi dan produktivitas yang tinggi terhadap perusahaan. Layout yang sesuai akan memperlancar aliran bahan baku hingga menjadi produk jadi sehingga dalam memproduksi barang dapat selesai tepat waktu dan dengan biaya seminimal mungkin. Perumusan masalah yaitu bagaimana perusahaan mampu mengadakan pengaturan layout fasilitas produksinya dengan tepat agar dapat mencapai tingkat efisiensi dan efektivitas secara optimal. Dengan menggunakan analisa keseimbangan lini yaitu didasarkan pada perhitungan waktu produksi terlama dapat diketahui tingkat efisiensi dan efektivitas perusahaan. Perbandingan dari penghitungan besarnya tingkat efisiensi proses produksi dan penundaan proses produksi dapat dilihat sebagai berikut: a. Pada empat stasiun kerja Dengan menggunakan siklus waktu terlama yaitu 56 menit, tingkat efisiensinya adalah 75,44% dan besar penundaan proses produksinya adalah 24,56%. Dengan menggunakan siklus waktu optimal yaitu 60 menit, tingkat efisiensinya adalah 70,41% dan besar penundaannya adalah 29,59%. b. Pada tiga stasiun kerja Dengan menggunakan siklus waktu optimal yaitu 60 menit, tingkat efisiensi proses produksinya adalah 93,89% dan besar penundaan proses produkinya adalah 6,11%. Dari analisis data diatas dapat diketahui bahwa layout yang digunakan oleh PT. Aneka Sandang Interbuana belum maksimal. Besarnya penundaan proses produksi disebabkan oleh faktor kebosanan karyawan karena pekerjaan yang dilakukan sama dan terus-menerus serta faktor ketergantungan cuaca dalam beberapa proses produksinya. Pada akhir penulisan, penulis menyarankan agar perusahaan meninjau kembali layout fasilitas produksinya, dengan cara mengadakan perubahan jumlah stasiun kerja yang semula empat stasiun kerja menjadi tiga stasiun kerja. Untuk mengatasi proses produksi yang terhenti akibat cuaca yang buruk dengan membangun ruang khusus yang dilengkapi dengan pemanas ruangan sehingga proses produksi dapat tetap berjalan meskipun cuaca sedang buruk.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Analisis layout fasilitas produksi batik dengan menerapkan metode Line Balancing pada Divisi Trading di PT. Aneka Sandang Interbuana Surakarta.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. H. Imam Mahdi
Catatan Umum : 2850/2005
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis