Penulis Utama : Sigit Tri Nugroho
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : F.3502134
Tahun : 2005
Judul : Analisis persediaan bahan baku sengon laut dalam industri plywoods (Studi kasus pada PT. Abhirahma Krisna Sukoharjo tahun 2003/2004)
Edisi :
Imprint : Surakarta - F.Ekonomi - 2005
Kolasi :
Sumber : UNS - F.Ekonomi Prog.DIII Manajemen Industri - F.3502134 – 2005
Subyek : ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Dalam persaingan usaha yang semakin pesat, setiap perusahaan akan dihadapkan pada kenyataan untuk dapat bersaing dan bertahan demi kelangsungan hidup usahanya. Kemajuan suatu usaha atau perusahaan sangat dipengaruhi oleh banyak faktor, Dan salah satu faktor yang ikut berpengaruh besar terhadap keberhasilan suatu usaha adalah kebijakan pimpinan perusahaan terutama dalam perencanan kegiatan usaha yaitu rencana produksi yang berkaitan dengan pengendalian persediaan bahan baku. Tanpa perencanaan bahan baku yang baik dapat menyebabkan pembengkakan dalam masalah anggaran keuangan dan juga dapat menyebabkan ketidakstabilan dalam proses produksi yang efeknya bisa mengakibatkan terhentinya kegiatan produksi sehingga akan mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Salah satu metode pengendaliaan persediaan yang bisa dipakai dalam pengendaliaan bahan baku adalah metode EOQ (Economic Order Quantity), metode ini mempunyai asumsi yang mendasar pada permintaan terhadap suatu barang sudah diketahui dengan pasti dan bersifat konstan.Dengan penghitungan ini akan didapatkan hasil pembelian bahan baku yang optimal. Dalam study kasus pada PT. ABHIRAHMA KRESNA untuk pembelian bahan baku tahun 2003 dan 2004 dapat diperoleh hasil perhitungan biaya total persediaan dengan menggunkan metode EOQ sebesar Rp. 96.828.419,7 untuk tahun 2003 dan Rp. 97.092.585,6 untuk tahun 2004. Jika dibandingkan dengan total biaya persediaan yang telah dilaksanakan oleh perusahaan terdapat selisih biaya, adapaun total biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan yang berkaitan dengan pembelian bahan baku tahun 2003 dan 2004 sebesar Rp. 166.925.585,6 untuk tahun 2003 dan Rp. 139.875.213,4 untuk tahun 2004.Sehingga dapat dihitung selisih antara total biaya persediaan dengan menggunkan metode EOQ dan kebijakan perusahaan dan selisih tersebut sebesar Rp. 69.832.800 untuk tahun 2003 dan Rp 42.782.627,8 untuk tahun 2004. Sehingga dapat disimpulkan bahwa salah satu metode pengendalian persediaan bahan baku yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan biaya pengeluaran pembeliaan bahan baku adalah EOQ (Economic Order Quantity). Adapun saran yang dapat diberikan pada PT. ABHIRAHMA KRESNA agar supaya dapat meninjau kembali kebijakan yang telah diterapkan dalam pembeliaan bahan baku sengon laut. Salah satu alterternatif kebijakan yang dapat digunakan sebagai masukan dalam perencanaan pengendaliaan bahan baku adalah kebijakan EOQ atau Economic Order Quantity).
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Analisis persediaan bahan baku sengon laut dalam industri plywoods (Studi kasus pada PT. Abhirahma Krisna Sukoharjo tahun 2003-2004).pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Heru Purnomo,MM
Catatan Umum : 2791/2005
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis