Penulis Utama : Endri Sugiyatno
Penulis Tambahan : 1. Galih Indra Wirawan I. 8304016
2. Gesti Etika Dewi I. 8304060
NIM / NIP : I.8304015
Tahun : 2007
Judul : Rancang bangun alat penghasil gas h2 dari limbah organik
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Teknik - 2007
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Teknik Prog. DIII Teknik Kimia-I.8304015-2007
Subyek : RANCANG BANGUN
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak : abstrak Biomassa (bahan organik) merupakan sumber energi alternatif yang mempunyai berbagai keuntungan. Selain tersedia dengan jumlah banyak, biomassa merupakan sumber energi yang bersifat renewable (terbaharukan). Biomassa dapat diperoleh dari sampah maupun limbah organik seperti limbah peternakan, limbah pertanian serta limbah industri makanan. Di Indonesia banyak terdapat peternakan sapi dan industri tahu dengan limbah industri tersebut merupakan biomassa yang dapat diolah menjadi gas hidrogen. Pada jenis sapi perah dapat menghasilkan kotoran sapi sekitar 20–23 kg/ekor, sedangkan untuk sapi potong dapat menghasilkan kotoran sapi sekitar 30–35 kg/ekor. Untuk industri tahu dengan kapasitas 100 kg kedelai dapat menghasilkan limbah cair sekitar 1000-2000 lt/hari. Pada umumnya limbah industri tersebut belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga hal tersebut menimbulkan dampak terhadap lingkungan di sekitarnya berupa pencemaran tanah dan air serta menimbulkan bau tak sedap. Untuk memanfaatkan limbah tersebut maka dibuat alat penghasil gas hidrogen. Dalam rancang bangun alat penghasil gas hidrogen metode pemikiran yang digunakan antara lain menggambar desain alat, membuat diagram alir proses (flow sheet), melakukan perhitungan desain alat dan menentukan dimensi alat, membuat alat penghasil gas H2 dari limbah organik, merangkai alat penghasil gas H2, melakukan uji coba. Desain alat penghasil gas hidrogen dari limbah organik terdiri dari bioreaktor, clarifier, tangki pemanas / recycle, tangki umpan, tangki pencampur yang kemudian dirangkai dalam kerangka alat. Dari hasil perancangan alat maka diperoleh : bioreaktor dengan volume 120 liter, tinggi 107 cm dan lebar 42 cm. Clarifier dengan volume 10 liter, tinggi 25 cm dan lebar 30 cm. Tangki pemanas / recycle dengan volume 2 liter, tinggi 22 cm dan lebar 11 cm. Tangki pemasukan dengan volume 28 liter, tinggi 20 cm dan lebar 42 cm. Tangki pencampur dengan volume 45 liter, tinggi 60 cm dan lebar 30 cm. Kerangka alat dengan panjang 100 cm, tinggi 300 cm, lebar 50 cm. Untuk daya pompa 1 dan 2 masing-masing sebesar 0,25 Hp.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Endri Sugiyatno.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ir. Paryanto,M.S
Catatan Umum : 6791/2007
Fakultas : Fak. Teknik