Penulis Utama : Anselmus Aji Utomo
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Penjadwalan produksi minibus jenis varian dengan algoritma drum-buffer-rape untuk meminimasi mean tardiness (studi kasus divisi minibus, PT. Mekar Armada Jaya, Magelang)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Teknik UNS - 2005
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Teknik NIM.I0399014-2005
Subyek : INDUSTRI MOBIL
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

PT. Mekar Armada Jaya (PT. MAJ) merupakan perusahaan autobody manufacturing atau karoseri yang menerapkan sistem manufaktur Make-to-Order (MTO) sebagai strategi manufaktur dengan sistem produksi mixed model repetitive flowshop. Berdasarkan sistem manufaktur ini, PT. MAJ mengerjakan order setelah pemesanan dilakukan oleh pelanggan. Order minibus yang diterima Divisi Minibus ada dua jenis, yaitu standar dan varian. Minibus jenis standar merupakan minibus dengan model yang sudah baku spesifikasinya, yaitu Mitsubishi Original Component (MOC). Model varian merupakan model dengan spesifikasi khusus berdasarkan permintaan pelanggan.

Permasalahan yang dihadapi Divisi Minibus saat ini adalah masih tingginya tingkat keterlambatan penyelesaian order minibus jenis varian. Permasalahan tersebut tentunya akan mengurangi daya kompetisi PT. MAJ dalam persaingan bisnis saat ini. Beberapa faktor mempengaruhi keterlambatan penyelesaian order. Salah satu faktor tersebut adalah metode penjadwalan produksi yang tidak sesuai dengan kondisi nyata di lantai produksi. Ketidaksesuaian ini karena penjadwalan produksi dilakukan tanpa memperhatikan keberadaan stasiun kerja bottleneck (SKB), penjadwalan produksi dilakukan dengan pendekatan forward scheduling dan didasarkan pada aturan prioritas first-come first-served (FCFS) tanpa memperhatikan due date.

Tujuan penelitian ini adalah memecahkan permasalahan penjadwalan produksi minibus jenis varian dengan algoritma penjadwalan Drum-Buffer-Rope (DBR) untuk kriteria minimasi rata-rata keterlambatan penyelesaian order (mean tardiness). Penjadwalan DBR merupakan teknik penjadwalan yang mengimplementasikan prinsip-prinsip dasar Theory of Constraints (TOC) yang dikembangkan oleh E. Goldratt dan mengakomodasi keberadaan SKB (Sipper dan Bulfin, 1997). Manfaat utama yang diperoleh dari penelitian ini adalah pengurangan rata-rata keterlambatan penyelesaian order (mean tardiness) minibus jenis varian. Manfaat lain dari penerapan algoritma penjadwalan DBR adalah pengurangan jumlah work-in-process (WIP) di lini produksi minibus jenis varian.

Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa mean tardiness dan jumlah WIP bisa dikurangi dengan penerapan algoritma penjadwalan DBR untuk kriteria minimasi mean tardiness. Pengurangan mean tardiness mencapai 67,42% atau menghemat waktu sebesar 4,2 hari dengan rentang keterlambatan penyelesaian order antara 1-11 hari atau berkurang sebesar 61,11%. Pengurangan rata-rata waktu tinggal order (mean flowtime) di lantai produksi mencapai 41,69% atau menghemat waktu sebesar 12,87 hari. Pengurangan mean flowtime mengindikasikan pengurangan jumlah WIP di lini produksi minibus jenis varian.

Kata-kata kunci: minibus jenis varian, algoritma penjadwalan DBR, mean tardiness, mean flowtime.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Yuniaristanto, ST, MT
2. Muh. Hisjam, STP, MT
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik