Penulis Utama : Elief Rohana
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S.5906006
Tahun : 2008
Judul : Perbedaan kadar kolesterol darah antara penderita sindrom nefrotik awal fase remisi dengan sindrom nefrotik kambuh fase remisi di bagian anak RSUD dr. Moewardi di Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2008
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prodi. Kedokteran Keluarga-S.5906006-2008
Subyek : DARAH, KOLESTEROL
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Latar belakang: Pada penderita sindrom nefrotik (SN) awal hiperkolesterolemia akan menghilang pada saat remisi, sedangkan SN kambuh jarang dan SN kambuh sering hiperkolesterolemia dapat tetap ditemukan pada saat fase remisi. Tujuan: Mengetahui adanya perbedaan rerata kadar kolesterol darah antara penderita SN awal fase remisi dengan SN kambuh fase remisi. Metode: Penelitian potong lintang dengan mengukur kadar kolesterol fase remisi terhadap penderita SN awal dan penderita SN kambuh sejak Nopember 2007 – Pebruari 2008. Data dianalisis dengan menggunakan uji t untuk melihat besarnya perbedaan rerata kadar kolesterol antara kedua kelompok. Analisis regresi multivariat dilakukan untuk melihat pengaruh fator-faktor risiko seperti jenis SN, umur dan dan jenis kelamin terhadap kadar kolesterol. Data diolah dengan SPSS versi 15. Hasil: Ada 30 suyek, 12 penderita SN awal fase remisi dan 9 penderita SN kambuh jarang serta 9 penderita SN kambuh sering fase remisi. Rerata kadar kolesterol total (SB) penderita SN awal dan SN kambuh berturut-turut adalah 194,3 (54,4) mg/dL dan 167,5 (26,8) mg/dL dengan beda rerata 26,8 mg/dL (p = 0,08; IK 95% -3,69 : 57,36). Rerata kadar kolesterol LDL (SB) penderita SN awal dan SN kambuh berturut-turut adalah 123,4 (39,1) mg/dL dan 100,1 (20,2) mg/dL dengan beda rerata 23,36 mg/dL (p = 0,04; IK 95% 1,12 : 45,69). Rerata kadar kolesterol total (SB) penderita SN kambuh jarang dan SN kambuh sering berturut turut adalah 163,6 (32,1) mg/dL dan 171,4 (21,4) dengan beda rerata 7,8 mg/dL (p = 0,55; IK 95%-35,2 – 19,4). Analisis regresi multivariat rasio prevalensi terhadap faktor risiko jenis SN, umur, dan jenis kelamin terhadap hiperkolesterolemia berturut-turut adalah 0,3 (IK 95% 0,04-1,76); 0,99 (IK 95% 0,14-7,01); 7,05 (IK 95% 0,67-74,01). Simpulan: Penderita SN awal mempunyai rerata kadar kolesterol yang lebih tinggi dibandingkan SN kambuh pada saat fase remisi. Sindrom nefrotik kambuh cenderung merupakan faktor protektif untuk terjadinya hiperkolesterolemia pada fase remisi. Kata kunci: Hiperkolesterolemia, sindrom nefrotik awal, sindrom nefrotik kambuh, remisi
File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. DR.dr.B. Subagyo, SpA(K)
2. dr. Syahrir Dullah, SpA
Catatan Umum : 23/2008
Fakultas : Pascasarjana