Penulis Utama : Feriadi Prayitno
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2003
Judul : Cerita rakyat sendang kunthi di desa Cabean Kunthi Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali (sebuah tinjauan resepsi sastra)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Sastra UNS - 2003
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Sastra NIM.C0198016-2003
Subyek : CERITA RAKYAT
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian ini berjudul “Cerita Rakyat Sendang Kunthi Di Desa Cabean Kunthi Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali (Sebuah Tinjauan Resepsi Sastra)”. Cerita Rakyat Sendang Kunthi tersebut pada kesempatan ini akan dijadikan obyek penelitian. Adapun alasan yang melatarbelakangi adalah (1) Cerita Rakyat Sendang Kunthi banyak mengandung ajaran yang berguna bagi masyarakat yang didalam kehidupan sehari-hari dan memiliki fungsi bagi masyarakat. Semua itu dikarenakan tokoh yang ada didalam cerita tersebut yaitu Dewi Kunthi mempunyai jiwa yang gigih tanpa mengenal menyerah dalam membuat Sendang Kunthi walaupun banyak sekali halangan menghadangnya, sehingga cerita rakyat tersebut dapat diambil hikmahnya. (2) Cerita Rakyat Sendang Kunthi semakin lama tidak dikenal dan akhirnya bisa punah, yang mengetahui cerita tersebut terbatas dari golongan tua saja, sedangkan generasi muda kurang mengenal dan memahaminya, oleh karena itu cerita tersebut perlu diteliti.

Adapun rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana bentuk dan isi Cerita Rakyat Sendang Kunthi serta profil masyarakat di Desa Cabean Kunthi, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali?; (2) Bagaimana fungsi folklor Jawa Cerita Rakyat Sendang Kunthi bagi masyarakat pendukungnya?; (3) Bagaimana tanggapan atau sikap penghayatan masyarakat terhadap Cerita Rakyat Sendang Kunthi?

Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah (1) Mendeskripsikan Cerita Rakyat Sendang Kunthi serta mendokumentasikan profil masyarakat di Desa Cabean Kunthi Kecamatan, Cepogo, Kabupaten Boyolali. (2) Menemukan dan menjelaskan fungsi Cerita Rakyat Sendang Kunthi bagi masyarakat pendukungnya. (3) Mendeskripsikan tanggapan atau sikap penghayatan masyarakat terhadap Cerita Rakyat Sendang Kunthi.

Adapun metode yang digunakan meliputi: bentuk penelitian kualitatif, sumber data yaitu informan sebagai sumber data primer dan hal-hal yang terkait dengan topik ini sebagai sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan obsevasi langsung. Teknik sampling yang dipilih yaitu sampling bertujuan (purposive sampling). Populasinya adalah kelompok masyarakat pembaca sastra sebagai obyek penelitian yaitu masyarakat pendukung Cerita Rakyat Sendang Kunthi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif.

Berdasarkan pada metode yang digunakan maka hasil analisis data yang diperoleh adalah (1) Bentuk dan isi Cerita Rakyat Sendang Kunthi serta profil masyarakat Desa Cabean Kunthi sebagai pendukung Cerita Rakyat Sendang Kunthi ditinjau dari segi geografis, demografis, sosial budaya, agama dan kepercayaan. (2) Fungsi folklor Jawa Cerita Rakyat Sendang Kunthi bagi masyarakat pendukungnya antara lain: (a) sebagai sistem proyeksi, yaitu alat mencerminkan angan-angan kelompok,(b) sebagai alat pendidikan, (c) sebagai hiburan, (d) sebagai pengawas norma-norma masyarakat yang harus dipatuhi oleh kolektifnya. (3) Tangapan atau sikap penghayatan masyarakat terhadap Cerita Rakyat Sendang Kunthi antara lain: (a) Tanggapan masyarakat terhadap Cerita Rakyat Sendang Kunthi sebagai sistem proyeksi, yaitu alat mencerminkan angan-angan kelompok, menyatakan bahwa sebagian besar masyarakat Desa Cabean Kunthi masih menganggap Sendang Kunthi merupakan tempat yang keramat, (b) tanggapan masyarakat terhadap Cerita Rakyat Sendang Kunthi sebagai alat pendidikan, yang menyatakan bahwa sifat-sifat dari Dewi Kunthi dapat dipakai untuk mendidik masyarakat sehingga dapat dijadikan sebagai teladan, (c) tanggapan masyarakat terhadap Cerita Rakyat Sendang Kunthi sebagai alat untuk hiburan, cerita tersebut dipakai sebagai hiburan di waktu menjelang tidur, (d) tanggapan masyarakat terhadap Cerita Rakyat Sendang Kunthi sebagai alat pengawas norma-norma masyarakat yang harus dipatuhi kolektifnya, cerita tersebut dapat dipakai sebagai pengawas dalam upacara mempersembahkan sesaji yang dilakukan tiap Selasa Kliwon.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Drs. Marcellinus Padija, S.U
2. Drs. Christiana Dwi Wardhana, M. Hum
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Sastra dan Seni Rupa