Penulis Utama : Muntaha Luthfi
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S.3104025
Tahun : 2008
Judul : Faktor-faktor penyebab terjadinya perkawinan dibawah tangan di kecamatan Mondokan kabupaten Sragen
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2008
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjan Prodi. Ilmu Hukum-S.3104025-2008
Subyek : PERKAWINAN
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya perkawinan dibawah di Kecamatan Mondokan Kabupaten Sragen dan kebijakan pemerintah (KUA) dalam menghadapi adanya perkawinan di bawah tangan di Kecamatan Mondokan Kabupaten Sragen. Penelitian ini merupakan penelitian non doktrinal dengan menggunakan konsep hukum yang kelima yaitu hukum adalah manifestasi makna-makna simbolik para pelaku sosial sebagai dampak dalam interaksi antar mereka., jika dilihat dari sifatnya penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan Kualitatif . Lokasi penelitian diwilayah Kecamatan Mondokan Kabupaten Sragen. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer, dengan teknik purposive sampling. Sedang teknik pengumpulan data dengan wawancara kepada para responden pelaku perkawinan dibawah tangan dan para pemegang kebijakan yaitu ketua KUA beserta stafnya dan pengambilan data kami batasi terhadap perkawinan yang terjadi dari tahun 2004-2006. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor penyebab terjadinya perkawinan dibawah tangan diwilayah Mondokan Kabupaten Sragen apabila dianalisa menurut teori Friedman adalah sebagai berikut: (1) struktur hukum : karena sumber daya atau pelaksana kebijakan perkawinan di KUA Kecamatan Mondokan sangat minim yaitu 2 orang, dan Anggaran dana serta sarana dan prasarana yang minim di KUA Kecamatan Mondokan menyulitkan untuk pelaksanaan operasional kerja, (2) Substansi hukum adalah karena: Masih samarnya isi substansi hukum perkawinan terutama pasal 2 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang pencatatan perkawinan apakah menjadi syarat sah perkawinan atau tidak dan rendahnya sanksi terhadap pelaku perkawinan dibawah tangan menjadikan para pelaku tidak khawatir untuk melakukan perkawinan dibawah tangan. (3) Sedang ditinjau dari sudut pandang kultur hukum adalah karena adanya beberapa anggapan/pemikiran dikalangan masyarakat khususnya responden bahwa : pencatatan perkawinan bukanlah merupakan syarat sah sebuah perkawinan. syarat sah sebuah perkawinan menurut Islam adalah ijab kobul,wali dan saksi, bahwa pernikahan akan lebih afdhol atau utama bila dinikahkan oleh seorang Kiai, dan adanya anggapan bahwa proses birokrasi yang susah dan panjang sehingga memakan biaya yang tidak sedikit menjadikan masyarakat memilih untuk menikah dibawah tangan. Kebijakan yang diambil pemerintah dalam hal ini KUA hanya sebatas memberikan sosialisasi kepada masyarakat setempat.
File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Widodo Tresno, S.H.M.Hum
2. R. Ginting, S.H.M.H
Catatan Umum : 147/2008
Fakultas : Pascasarjana