Penulis Utama : Siswanti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H.0604048
Tahun : 2008
Judul : Karakterisasi edible kilm komposit dari glukomanan umbi iles-iles (Amorphopallus Muelleri Blume) dan maizena
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Pertanian - 2008
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Pertanian Jur. Teknologi Hasil Pertanian-H.0604048-2008
Subyek : UMBI ILES-ILES
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAKSI Penggunaan kombinasi glukomanan dan tepung maizena diduga mampu menghasilkan edible film yang kuat namun tetap elastis serta memiliki permeabilitas terhadap H2O yang rendah. Penelitian ini memiliki empat tujuan. Pertama, mengetahui karakteristik glukomanan hasil ekstraksi. Kedua, mengetahui pengaruh glukomanan hasil ekstraksi terhadap sifat fisik (ketebalan dan kelarutan), mekanik (pemanjangan dan kekuatan regang putus), serta penghambatan edible film komposit glukomanan-maizena terhadap laju transmisi uap air. Ketiga, mengetahui kemampuan edible film dalam menghambat susut berat buah apel dengan cara wrapping, dan keempat, mengetahui kemampuan edible film dalam menghambat susut berat serta pencoklatan pada buah apel dengan cara coating. Penelitian ini terdiri dari enam tahap utama, yaitu: penyiapan bahan, ekstraksi glukomanan, karakterisasi glukomanan, pembuatan edible film, karakterisasi edible film, dan aplikasi edible film. Dalam penelitian ini digunakan Rancangan Acak Lengkap dengan dua kali ulangan pembuatan edible film untuk setiap perlakuan konsentrasi glukomanan serta dua kali ulangan pengujian karakteristik edible film untuk setiap ulangan pembuatan film. Data yang didapat dianalisa varian, jika terdapat perbedaaan maka dilanjutkan dengan analisa Duncan Multiple Range Test pada tingkat signifikansi 0,05. Randemen tepung iles-iles dan glukomanan adalah 15% dan 9,88%. Glukomanan hasil isolasi mengandung kadar air 9,78%, total N 1,54%, lemak 0,41%, abu 3,40%, serat kasar 0,55%, dan karbohidrat (by different) 84,87%. Peningkatan konsentrasi glukomanan cenderung meningkatkan ketebalan, kelarutan, kekuatan regang putus, maupun pemanjangan edible film, namun menurunkan laju transmisi uap airnya. Laju transmisi uap air terendah yaitu edible film dengan penambahan glukomanan sebesar 15%. Penurunan susut berat potongan buah apel cara wrapping sebesar 0,0885 g/jam. Pada cara coating, hasil terbaik diperoleh pada film komposit glukomanan-maizena 15%, karena memiliki susut berat terkecil yaitu 0,0597 g/jam dan kecerahan warna buah apel yang masih tidak beda nyata sampai hari ke- 3 pengamatan. Kata Kunci: iles-iles (Amorphopallus muelleri Blume), glukomanan, edible film, maizena
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
siswanti.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Baskoro Katri Anandito, STP, MP
2. Godras Jati Manuhara, STP
Catatan Umum : 244/2008
Fakultas : Fak. Pertanian