Penulis Utama : Hatmiyarni Tri Handayani
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H.0604026
Tahun : 2008
Judul : Studi kemunduran mutu polong panili kering selama penyimpanan pada berbagai kemasan plastik
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Pertanian - 2008
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Pertanian Jur. Teknologi Hasil Pertanian-H.0604026-2008
Subyek : MUTU POLONG PANILI KERING
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAKSI Tanaman panili merupakan tanaman tropis bernilai ekonomi tinggi. Faktor yang menyebabkan panili Indonesia sangat digemari adalah karena kandungan senyawa vanilinnya cukup tinggi. Senyawa flavor dalam panili (senyawa vanillin) terbentuk selama proses pengolahan polong panili segar menjadi polong panili kering. Penurunan kadar vanilin dan perubahan kadar air terjadi selama penyimpanan sehingga menyebabkan mutu polong panili kering menjadi turun. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan permeabilitas kemasan plastik terhadap uap air, menentukan kinetika kemunduran mutu polong panili kering dalam berbagai kemasan plastik selama penyimpanan, dan memperkirakan umur simpan panili kering dalam berbagai kemasan plastik. Penelitian ini dikelompokkan menjadi tiga tahap, yaitu penentuan permeabilitas uap air kemasan plastik, kinetika kemunduran mutu polong panili kering dalam kemasan selama penyimpanan, dan penentuan umur simpan polong panili kering dalam kemasan plastik. Data yang didapat dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa plastik polipropilen dengan ketebalan 0,08 mm dan 0,03 mm secara berturut-turut memiliki permeabilitas sebesar 0,4 dan 0,675 gH2O/harim2mmHg. Plastik polietilen dengan ketebalan 0,08 mm dan 0,03 mm secara berturut-turut memiliki permeabilitas sebesar 0,46 dan 0,795 gH2O/harim2mmHg. Sedangkan plastic bagor memiliki permeabilitas sebesar 8,14 gH2O/harim2mmHg. Perubahan kadar vanilin pada plastik polipropilen yang paling lama dibangdingkan plastik polietilen dan bagor, sehingga mutu polong panili kering dapat dipertahankan. Plastik polipropilen memiliki Ea sebesar 8 Kal/mol K dengan nilai A = 16085,93; plastik polietilen memiliki nilai Ea dan A sebesar 7,89 Kal/mol K dan 14433,30; sedangkan bagor memiliki nilai Ea sebesar 7,64 Kal/mol K dengan nilai A sebesar 10544,9. Polipropilen memiliki umur simpan 47 hari, polietilen 44 hari dan bagor 43 hari. Jenis kemasan yang paling layak digunakan untuk mengemas polong panili kering agar mutu panili tersebut dapat dipertahankan adalah plastik polipropilen. Kata Kunci : Panili, Kadar Air, Kadar Vanilin, Kemunduran Mutu, Umur Simpan
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
hatmiyarni...pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. R. Baskara Katri Anandito, STP, MP
2. Ir. Basito, MS
Catatan Umum : 252/2008
Fakultas : Fak. Pertanian