Penulis Utama : Ari kurnia
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : C.O204009
Tahun : 2008
Judul : Novel midah si manis bergigi emas karya pramoedya ananta toer: pendekatan struktural
Edisi :
Imprint : Surakarta - FSSR - 2008
Kolasi :
Sumber : UNS-FSSR Jur. Sastra Indonesia-C.0204009-2008
Subyek : SASTRA-NOVEL
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK 2008. Novel ”Midah Si Manis Bergigi Emas” karya Pramoedya Ananta Toer: Pendekatan Struktural. Skripsi:Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret Surakarta. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini. Bagaimana gambaran fakta cerita dalam novel MSMBE yang meliputi alur, karakter, dan latar?. Bagaimana gambaran sarana sastra dalam novel MSMBE yang meliputi judul, sudut pandang, gaya dan tone?. Bagaimana tema dalam novel MSMBE? Tujuan penelitian ini Mendeskripsikan fakta cerita meliputi alur, karakter dan latar, Mendeskripsikan sarana sastra meliputi judul, sudut pandang, gaya dan tone, Mendeskripsikan tema yang meliputi tema bawahan dan tema sentral. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode diskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah unsur struktur novel MSMBE menurut Robert Stanton, yang meliputi fakta cerita, sarana sastra dan tema. Sumber data penelitian ini adalah novel Midah Si Manis Bergigi Emas karya Pramoedya Ananta Toer. Diterbitkan oleh Lentera Dipantara tahun 2003, dengan tebal 134 halaman, terdiri 12 bab. Teknik pengumpulan data dengan teknik pustaka. Teknik pengolahan data dengan deskripsi data, klasifikasi data, analisis data, dan interpretasi. Teknik penarikan simpulan dengan teknik induktif. Analisis penelitian ini dapat disimpulkan bahwa permasalahan yang terdapat dalam novel MSMBE menganalisis segi struktural yang meliputi fakta cerita, sarana sastra dan tema. Fakta cerita meliputi alur, karakter dan latar. Alur yang digunakan adalah alur maju, peristiwa diceritakan dari awal sampai akhir. Karakter yang paling menonjol adalah Midah, Haji Abdul dan Ahmad. Latar tempat yang digunakan berada di kota Jakarta, latar waktu terjadinya peristiwa sekitar tahun 50-an yang ditandai dengan adanya ideologi politik dan latar sosial yang digunakan adalah latar kehidupan Haji Abdul yang terpandang dalam masyarakat. Sarana sastra meliputi judul, sudut pandang, gaya dan tone. Judul MSMBE diambil dari pergaulan Midah dengan pengamen, sudut pandang yang digunakan adalah orang ketiga tidak terbatas. Tone yang digunakan adalah suasana sendu. Tema yang terdapat dalam MSMBE meliputi tema sentral dan tema bawahan. Tema bawahan terdiri dari enam tema bawahan dan tema sentral MSMBE adalah perempuan yang kuat untuk bertahan hidup dan tidak mudah menyerah dengan nasib hidup, akan tetapi pada akhirnya kalah secara moral dalam pertaruhan hidup itu. Adapun alasan penggunaan ketiga unsur tersebut karena karya sastra merupakan totalitas makna unsur-unsur estetika yang ada di dalamnya, totalitas itu saling jalin menjalin menjadi sebuah makna baru. Dengan demikian pemaknaan karya sastra tidak bisa dilakukan secara sepotong atau tiap unsurnya saja.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
ARI.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Wiranta, M.S.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Sastra dan Seni Rupa