Penulis Utama : Tirani Komala Dewi
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H.0415058
Tahun : 2020
Judul : PERAN KELEMBAGAAN DAN KEARIFAN LOKAL DALAM PENGEMBANGAN KAWASAN HORTIKULTURA (Studi Kasus di Desa Senden, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak Pertanian - 2020
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak Pertanian Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian-H.0415058-2020
Subyek : PERAN KELEMBAGAAN DAN KEARIFAN LOKAL
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

RINGKASAN

Tirani Komala Dewi. H0415058. “Peran Kelembagaan Dan Kearifan Lokal Dalam Pengembangan Kawasan Hortikultura Studi Kasus di Desa Senden, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali”. Dibimbing oleh Dr. Ir Eny Lestari, M.Si. dan Dr. Agung Wibobo, S.P., M.Si. di Fakultas Pertanian. Universitas sebelas Maret.

Pengembangan kawasan hortikultura bertujuan memperbaiki kondisi ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga tidak terlepas dari peran kelembagaan dan kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kelembagaan dan kearifan lokal dalam pengembangan kawasan hortikultura dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan kawasan hortikultura.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive) di Desa Senden, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali dikarenakan meliliki lahan subur dan berpotensi untuk pengembangan kawasan hortikultura. Penelitian dilakukan ada bulan Januari tahun 2020 dengan 13 informan yang terdiri dari penyuluh dan beberapa pengurus anggota kelompok tani di Desa Senden. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis berupa (1) Reduksi data, (2) Penyajian data, dan (3) Penarikan kesimpulan atau Verifikasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kelompok tani sebagai wadah petani untuk bertukar pengetahuan, transfer teknologi dan informasi, serta bekerjasama untuk menyelesaikan permasalahan pertanian. Gapoktan kurang berjalan dengan baik karena kurangnya modal. Penyuluh memberikan informasi-informasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Pasar sebagai tempat pemasaran hasil pertanian namun petani tidak bisa turun langsung ke pasar karena harus melalui tengkulak. Serta Bank berperan dalam meminjamkan modal kepada petani. Kearifan lokal yang ada di Desa Senden dalam bertani yaitu dalam membuat bedengan mengikuti kemiringan lahan. Faktor penghambat pengembangan kawasan meliputi modal, sumberdaya manusia masih sulit dalam mengadopsi inovasi pertanian, kekurangan air dan pemasaran yang hanya dapat dijual ke tengkulak, sedangkan faktor pendorong dalam mengembangkan kawasan yaitu canggihnya teknologi, koordinasi antar pihak, serta peran kelembagaan.

 

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
COVER.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
BAB VI.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Lembar Pernyataan Persetujuan Publikasi Karya Ilmiah.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Ir Eny Lestari, M.Si.
2. Dr. Agung Wibobo, S.P., M.Si.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian