Penulis Utama : Veronika Fira Favreta
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H0716121
Tahun : 2020
Judul : PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK DAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA TERHADAP PERTUMBUHAN PISANG BARANGAN (Musa acuminata L.) PASCA AKLIMATISASI
Edisi :
Imprint : surakarta - F.Pertanian - 2020
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak Pertanian PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI-H0716121-2020
Subyek : PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

RINGKASAN
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK DAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA TERHADAP PERTUMBUHAN PISANG BARANGAN (Musa acuminata L.) PASCA AKLIMATISASI. Skripsi: Veronika Fira Favreta (H0716121). Pembimbing: Prof. Dr. Samanhudi, S.P., M.Si., Hery Widijanto, S.P. M.P. Program studi: Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.
Pisang barangan (Musa acuminata L.) merupakan pisang yang berasal dari Sumatera Utara dan biasa dikonsumsi dalam keadaan segar maupun produk olahan. Perbanyakan dengan teknik kultur jaringan dibutuhkan untuk memenuhi permintaan masyarakat dan menghasilkan bibit dengan kualitas yang baik. Aklimatisasi merupakan tahap terakhir dari kultur jaringan yang bertujuan untuk menyesuaikan planlet dengan kondisi lingkungan. Ketersediaan hara perlu diperhatikan di fase kritis ini sehingga penggunaan media dengan penambahan pupuk organik akan menambah unsur hara tanaman untuk menunjang pertumbuhan. Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) berperan penting dalam pertumbuhan tanaman dalam menyerap air dan unsur hara makro maupun mikro dalam bentuk terikat dan tidak tersedia bagi tanaman. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jenis pupuk organik dan dosis FMA yang tepat untuk memaksimalkan efek penggunaannya terhadap pertumbuhan pasca aklimatisasi pisang barangan.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni – Oktober 2019 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) berbasis faktorial dengan dua faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu pupuk kandang kambing (P1), pupuk kandang sapi (P2), pupuk kascing (P3), pupuk kompos (P4). Faktor kedua yaitu tanpa FMA (M0), FMA 5 g/tanaman (M1), FMA 10 g/tanaman (M2), FMA 15 g/tanaman (M3). Berdasarkan dua faktor perlakuan tersebut, maka diperoleh 16 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak tiga kali. Variabel peubah yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, dan persentase infeksi mikoriza pada akar tanaman. Data dianalisis dengan menggunakan analisis peragam (ANCOVA) taraf uji 5?n analisis lanjut menggunakan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara jenis pupuk organik dan dosis FMA pada panjang dan lebar daun, namun tidak pada tinggi tanaman, diameter batang, dan jumlah daun. Pemberian berbagai jenis pupuk organik berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, diameter batang, panjang daun, dan lebar daun, namun tidak berpengaruh terhadap jumlah daun. Pemberian berbagai dosis FMA tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, panjang daun, dan lebar daun.

 

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
HALAMAN JUDUL.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
BEBAS PERPUSTAKAAN-H0716121-Skripsi-Veronika Fira Favreta2.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. 3. Prof. Dr. Samanhudi S.P., M.Si
2. 4. Hery Widijanto, S.P., M.P.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian