Penulis Utama : Muhammad Nur Ichsan
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S221808007
Tahun : 2020
Judul : Negosiasi Identitas Komunikasi Pada Keluarga Multireligi (Islam-Buddha) Dalam Membangun Hubungan Sosial Harmonis (Studi Kualitatif di Dusun Wiloso Desa Girikarto Kecamatan Panggang Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2020
Kolasi :
Sumber : UNS - Pascasarjana, Prog. Studi Ilmu Komunikasi - S221808007 - 2020
Subyek : KOMUNIKASI, NEGOSIASI, IDENTITAS, KELUARGA, MULTIRELIGI
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah memahami bagaimana pola komunikasi pada keluarga multireligi yang kemudian berlanjut pada pengelolaan identitas komunikasi dan berakhir pada proses negosiasi identitas pada seorang anak di dalam keluarga multireligi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu    Family Communication Patterns Theory (FCP) untuk memahami pola komunikasi yang terbentuk,  Communication Theory of Identity (CTI) untuk mendapatkan gambaran pengelolaan identitas komunikasi dan Identity Negotiation Theory (INT) untuk menjelaskan proses negosiasi identitas yang terjadi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, wawancara mendalam dilakukan sebagai metode utama dalam mencari data dari subjek penelitian,  yaitu figur anak di lingkungan keluarga multireligi. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan, bahwa keluarga multireligi memiliki tingkat komunikasi yang cenderung tinggi, sedangkan konformitas yang terbentuk terbilang rendah. Dengan demikian, melihat pola yang terbentuk mengenai tingginya komunikasi dan rendahnya konformitas, maka keluarga multireligi di Dusun Wiloso termasuk ke dalam tipe keluarga pluralistic. Pada kajian selanjutnya, figur anak pada keluarga multireligi melewati empat lapisan dalam menegosiasikan identitas komunikasinya. Lapisan pertama (personal layer) dialami anak dengan merubah identitas agamanya dari seorang buddhis menjadi muslim. Lapisan kedua (enacted layer) merupakan pengungkapan identitas anak melalui komunikasi dan sikap di lingkungan keluarga. Lapisan ke tiga (relational layer) ditunjukkan figur orang tua yang berpandangan positif terhadap anak yang telah merubah identitas agamanya. Lapisan ke empat (comunal layer) lahirnya pandangan positif masyarakat terhadap figur anak, sehingga menciptakan identitas bersama (kolektif) sebagai masyarakat multireligi. Penelitian ini juga berkesimpulan bahwa figur anak mengalamai kesenjangan identitas (identity gap) pada lapisan personal-relational. Kesenjangan yang dialami anak terjadi pada hubungan pertemanan yang menimbulkan ketidakselarasan sudut pandang diri sendiri dan persepsi orang lain dalam melihat identitas komunikasi anak.


Kata kunci: Komunikasi, Negosiasi, Identitas, Keluarga, Multireligi 

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Lembar Pernyataan.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dra. Prahastiwi Utari,M.Si.,Ph. D
2. Drs. Ign.Agung Satyawan, SE, S.I.Kom, M.Si, Ph.D
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana