Penulis Utama : Laurent Febrilia Yuwono
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G.0005123
Tahun : 2009
Judul : Daya antibakteri ekstrak daun teh (camellia sinensis) terhadap pertumbuhan streptococcus sp. pada plak gigi
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2009
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran-G.0005123-2009
Subyek : EKSTRAK DAUN TEH
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Ekstrak daun teh mempunyai kandungan quertin, epigallocatechin gallate, dan poliphenol yang diduga mempunyai efek antibakteri sehingga mampu menghambat pertumbuhan bakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya daya hambat ekstrak daun teh terhadap pertumbuhan Streptococcus sp. secara invitro. Penelitian ini bersifat analitik eksperimental dengan teknik non random (konsekutif) sampling, sebanyak enam belas sampel, yang diperoleh dari identifikasi usap plak gigi pasien SMF. Gilut RSUD Dr. Moewardi, Surakarta. Subjek penelitian ini adalah Streptococcus sp. berumur 24 jam pada media agar darah dan distandarkan dengan Mc Farland 0,5, kemudian dioleskan menggunakan kapas lidi steril pada agar darah. aquades sebagai kontrol negatif, antibiotik Penicillin 10g sebagai kontrol positif, dan sumuran ekstrak daun teh konsentrasi 75%, 100%, dan 125% diteteskan diatas sumuran yang dibuat pada media agar darah. Diinkubasi selama 24 jam, kemudian zona hambatan pertumbuhan yang terbentuk diukur. Data dianalisis dengan menggunakan uji Oneway Anova dan Dunnett T3. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna (p < 0,05) antara kontrol negatif (0,00 mm) terhadap ekstrak daun teh 75% (9,69 mm), 100% (11,38 mm), 125% (8,75 mm), dan kontrol positif (30,81 mm). Terdapat perbedaan bermakna (p < 0,05) antara ekstrak daun teh 100% terhadap aquades (0,00mm), ekstrak daun teh 75%, 125% (11,38mm) dan antibiotik Penicillin 10µg (30,81mm). Juga terdapat perbedaan bermakna (p < 0,05) antara kontrol positif antibiotik Penicillin 10µg (30,81mm) terhadap kontrol negatif (0,00mm), ekstrak daun teh 75% (9,69mm), 100% (11,38mm), dan 125% (8,75mm). Namun tidak terdapat perbedaan bermakna (p > 0,05) antara ekstrak daun teh konsentrasi 75% (9,69mm) dengan 125% (8,75mm). Kesimpulan penelitian ini membuktikan ekstrak daun teh dapat menghambat pertumbuhan Streptococcus sp. secara invitro, namun pengaruh ekstrak daun teh 75%, 100%, dan 125% lebih lemah dibandingkan kontrol positif Penicillin 10µg (p < 0,05). Tidak terdapat perbedaan bermakna (p > 0,05) antara daya antibakteri ekstrak daun teh konsentrasi 75% dengan 125% terhadap pertumbuhan Streptococcus sp. secara invitro. Kata kunci : ekstrak daun teh (Camellia sinensis) – Antibakteri – Streptococcus sp
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
LAURENT FEBRILIA YUWONO.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Pradipto Subiyantoro, drg., SpBM
2. J. Priyambodo, Prof., Dr., dr., MS., SpMK
Catatan Umum : 1755/2009
Fakultas : Fak. Kedokteran