Penulis Utama : Laili Hidayah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2004
Judul : Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi produk domestik regional bruto (PDRB) di Kabupaten Banyumas tahun 1992-2002
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ekonomi UNS - 2004
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi NIM.F0100040-2004
Subyek : PRODUKSI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Tujuan penelitian ini adalah; 1). Untuk mengetahui pengaruh Pendapatan Asli Daerah terhadap besarnya Produk Domestik Regional Bruto di Kabupaten Banyumas dari tahun 1992-2002. 2). Untuk mengetahui pengaruh Bantuan Pemerintah Pusat terhadap besarnya Produk Domestik Regional Bruto di Kabupaten Banyumas dari tahun 1992-2002. 3). Untuk mengetahui pengaruh Anggaran Pembangunan Daerah terhadap besarnya Produk Domestik Regional Bruto di Kabupaten Banyumas dari tahun 1992-2002. 4). Untuk mengetahui apakah ketiga variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh terhadap besarnya Produk Domestik Regional Bruto di Kabupaten Banyumas dari tahun 1992-2002.

Penelitian ini merupakan analisis data sekunder, time series dari tahun 1992-2002 di mana data yang digunakan adalah data yang berasal dari Pemerintah Kabupaten Banyumas, Bappeda Kabupaten Banyumas dan BPS Kabupaten Banyumas. Alat analisis yang digunakan adalah analisis model regresi Double Ln di mana variabel Pendapatan Asli Daerah, Bantuan pemerintah Pusat dan Anggaran Pembangunan Daerah dijadikan sebagai variabel independen dan variabel Produk Domestik Regional Bruto sebagai variabel dependen.

Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa PAD, Bantuan Pemerintah Pusat dan Anggaran Pembangunan Daerah mempunyai pengaruh terhadap peningkatan PDRB di Kabupaten Banyumas pada tingkat level signifikansi 5%. Semua variabel berpengaruh positif terhadap peningkatan PDRB di Kabupaten Banyumas.

Berdasarkan keadaan tersebut maka dapat disarankan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hendaknya perlu terus ditingkatkan dan digali secara lebih mendalam. Upaya untuk meningkatkan PAD dapat dilakukan baik dengan cara intensifikasi maupun dengan cara ekstensifikasi. Hendaknya bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat harus benar-benar digunakan secara efektif dan efisien. Dengan manajemen pengelolaan yang baik maka dana yang diterima dari Pemerintah Pusat dapat dialokasikan pada kegiatan peningkatan pelayanan publik terutama pada sektor-sektor yang produktif sehingga dapat memacu pembangunan serta mendorong perkembangan perekonomian daerah. Diharapkan pemerintah daerah dapat melakukan pengangggaran pembangunan secara proporsional, transparan dan akuntable sehingga apabila ada tindakan atau perbuatan yang merugikan daerah harus diselesaikan melalui lembaga peradilan. PAD harus lebih digalakkan lagi sehingga tingkat ketergantungan pemerintah daerah terhadap bantuan pemerintah pusat dapat berkurang.

File Dokumen : Tidak ada file dalam dokumen ini.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Drs. Sri Moelyono
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis