Penulis Utama : Ririn Eka M
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Pengaruh kinerja keuangan perusahaan dan tingkat kemahalan harga saham terhadap stock split
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ekonomi UNS - 2005
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi NIM.F0301064-2005
Subyek : MANAJEMEN KEUANGAN
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Pemecahan saham (stock split) merupakan suatu kosmetika saham yang populer digunakan oleh manajer perusahaan dalam rangka merestrukturisasi harga pasar saham. Terdapat dua teori – Signaling Theory dan Trading Range Theory – yang bermunculan dalam literatur-literatur keuangan untuk menjelaskan fenomena stock split. Menurut trading range theory, peneliti-peneliti terdahulu berargumentasi bahwa stock split merupakan cara untuk menyesuaikan kembali harga saham per lembar pada rentang harga yang disenangi investor, sehingga harganya menjadi tidak terlalu mahal. Signaling theory menyatakan bahwa para manajer melakukan stock split untuk mensinyalkan informasi privat mengenai kinerja keuangan perusahaan mereka yang baik.

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris bahwa kinerja keuangan perusahaan dan tingkat kemahalan harga saham merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi perusahaan untuk melakukan stock split. Selain itu, juga untuk menguji apakah kedua teori yang terkait masih relevan digunakan dalam menjelaskan fenomena stock split. Penelitian dilakukan menggunakan data perusahaan periode1999-2003. Sebanyak 86 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ), mencakup perusahaan stock split dan non stock split, dipilih sebagai unit analisis. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan pengujian univariate dan multivariate (regresi logistik) untuk mengetahui apakah kinerja keuangan perusahaan dan tingkat kemahalan harga saham mempengaruhi perusahaan untuk melakukan stock split dan menggunakan paired (dependent) t test untuk mengetahui apakah terjadi peningkatan pertumbuhan laba operasi sebelum stock split dilakukan pada 43 perusahaan yang melakukan stock split.

Hasil yang diperoleh melalui penelitian ini mengidikasikan bahwa kinerja keuangan, yang diproksi dengan return o n investment (ROI) dan earnings per share (EPS) bukan merupakan faktor yang mempengaruhi perusahaan untuk melakukan stock split. Hal ini tidak konsisten dengan signaling theory. Sebaliknya, tingkat kemahalan harga saham, yang diproksi dengan price to book value (PBV), tetapi tidak price to earning (PER) merupakan faktor yang mempengaruhi perusahaan untuk melakukan stock split. Hal ini konsisten dengan trading range theory. Perusahaan yang melakukan stock split hanya mengalami peningkatan pertumbuhan laba operasi satu tahun sebelum stock split dan bukan selama tiga tahun.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis