Penulis Utama : R. Aghatha Franky I
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Metode pembobotan analytic hirarchy process dalam pendistribusian dana alokasi umum tahun 2005 (perhitungan pemerintah kota Pekalongan)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ekonomi UNS - 2005
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi NIM.F0100050-2005
Subyek : MANAJEMEN PEMASARAN
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Tujuan penelitian ini adalah 1). untuk mengetahui bobot variabel dalam formulasi DAU yang telah ditentukan oleh Pemerintah Pusat dapat memenuhi kebutuhan dan prioritas belanja dan pembangunan dari Kota Pekalongan; 2). untuk Mengetahui besarnya bobot variabel dalam formulasi DAU menurut persepsi Pemerintah Kota Pekalongan; 3). untuk mengetahui besarnya DAU Kota Pekalongan dalam formulasi DAU menurut persepsi Pemerintah Kota Pekalongan.

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana memformulasikan penyaluran Dana Alokasi Umum secara tepat dengan mempertimbangkan berbagai aspek terkait secara integratif menurut perspektif daerah dengan menggunakan alat analisis Analytic Hierarchy Process. AHP merupakan suatu model pengambil keputusan yang komprehensif dengan memperhitungkan hal-hal yang bersifat kualitatif dan kuantitatif.

Bobot variabel dalam formulasi DAU yang telah ditentukan oleh Pemerintah Pusat belum dapat memenuhi kebutuhan dan prioritas belanja dan pembangunan dari Kota Pekalongan. Pemerintah Kota Pekalongan hanya mampu membiayai rata-rata 82,87 persen dari total belanja daerahnya pada periode Tahun Anggaran 2001 - 2003. Tujuan pengalokasian Dana Alokasi Umum secara urut menurut persepsi pejabat Pemerintah Kota Pekalongan dengan menggunakan model AHP dengan bantuan software Expert Choice 9 adalah kebutuhan pelayanan minimum daerah (basic needs), penyerahan wewenang (delegate) dan pemerataan fiskal antar daerah (equity). Besarnya bobot variabel dalam formulasi DAU menurut Pemerintah Kota Pekalongan secara urut adalah index penduduk (33,6 persen), index wilayah (24,1 persen), pendapatan daerah sendiri (19,6 persen), PDRB jasa (9,1 persen), Index Kemiskinan Relatif (8,8 persen) dan index harga bangunan (4,8 persen).

Formulasi DAU berdasarkan perhitungan Pejabat Pemerintah Kota Pekalongan dengan menggunakan alat analisis AHP ini terjadi perbaikan model yang dapat dilihat dari semakin mengecilnya koefisien variasi dibandingkan dengan formulasi dari Pemerintah Pusat..

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Prof. DR. Soeharno TS, SU
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis