Penulis Utama : Maryanto
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Studi komprehensif daya saing karet alam (hevea brasiliensis) di PT.Perkebunan Nusantara (PERSERO) Kebun Getas Kabupaten Semarang
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Pertanian UNS - 2005
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Pertanian NIM.H0399052-2005
Subyek : MANAJEMEN PEMASARAN
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keuntungan privat dan keuntungan sosial, Nisbah Biaya Sumberdaya Domestik (DRCR) yang merupakan cerminan keunggulan komparatif, Nisbah Biaya Privat (PCR) yang merupakan cerminan keunggulan kompetitif, besar dan dampak kebijakan pemerintah pada transfer input, transfer output, transfer faktor domestik, dan transfer bersih dalam pengusahaan ekspor karet alam di PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) Kebun Getas, Kabupaten Semarang, serta kepekaan Nisbah Biaya Sumberdaya Domestik (DRCR) dan Nisbah Biaya Privat (PCR) terhadap perubahan harga bayangan output, input, dan faktor domestik.

Hasil analisis menunjukkan bahwa pengusahaan ekspor karet alam Kebun Getas telah mencapai efisiensi finansial dan ekonomi yang ditunjukkan oleh nilai PCR dan DRCR yang kurang dari satu (0,6838 dan 0,6275) serta keuntungan privat dan keuntungan sosial yang lebih dari nol (Rp 2.443,37 dan Rp 2.841,50). Indikator PAM menunjukkan bahwa terdapat proteksi pemerintah terhadap ekspor karet alam (transfer output sebesar Rp 92,55) sehingga produsen memperoleh harga finansial yang lebih tinggi bila dibandingkan tanpa adanya proteksi. Subsidi positif juga diberikan atas pemakaian komponen input tradable (transfer input sebesar negatif Rp 5,64) namun pengaruhnya terhadap keuntungan produsen tidak sebanding dengan pengaruh subsidi negatif atas pemakaian input domestik (transfer faktor Rp 496,31) terutama biaya input domestik tenaga kerja yang dibayarkan lebih tinggi dari harga privatnya, sehingga dalam hal ini produsen tetap dirugikan. Hal ini diperkuat oleh nilai transfer bersih sebesar negatif Rp 398,13 dan koefisien keuntungan sebesar 0,86 (<1).

Analisis sensitivitas menunjukkah bahwa pengusahaan ekspor karet alam memiliki ketahanan terhadap kenaikan harga BBM sebesar 30%, penurunan harga pupuk kimia 20%, kenaikan upah tenaga kerja 20%, dan penurunan harga output 25%. Akan tetapi ekspor karet alam menjadi tidak layak secara finansial bila perubahan-perubahan tersebut terjadi secara bersama-sama.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Ir. Suprapto
2. Ir. Sri Marwanti, MS
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian