Penulis Utama : Dhandhun Baratha
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Hubungan antara inokulasi fungi pelarut fosfat, pemberian sumber C dan waktu inkubasi terhadap ketersediaan P pupuk fosfat alam
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Pertanian UNS - 2005
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Pertanian NIM.H0298022-2005
Subyek : PUPUK FOSFAT
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Dhandhun Baratha. H0298022. Hubungan Antara Inokulasi Fungi Pelarut Fosfat, Pemberian Sumber C dan Waktu Inkubasi Terhadap Ketersediaan P Pupuk Fosfat Alam. Dibawah bimbingan Dr. Ir. Supriyadi, MP dan Ir. Sudadi, MP. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Biologi Tanah Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta pada bulan Desember 2003-Februari 2004. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh fungi pelarut fosfat, sumber C dan waktu inkubasi dalam meningkatkan ketersediaan P dari pupuk fosfat alam serta kombinasi perlakuan dengan keteresediaan P tetinggi.

Penelitian ini menggunakan percobaan faktorial dengan tiga faktor yang disusun dengan Rancangan Acak Lengkap. Faktor pertama adalah inokulum fungi pelarut fosfat (Aspergillus niger) yaitu tanpa fungi pelarut fosfat (F0), fungi pelarut fosfat 1x109 spora/kg (F1) dan fungi pelarut fosfat 2x109 spora/kg (F2). Faktor kedua adalah macam sumber C yaitu tanpa sumber C (B1), Chromolaena odorata 50 g/kg (B2), Grilicidia sepium 50 g/kg (B3) dan jerami padi 50 g/kg (B4). Faktor ketiga adalah waktu inkubasi yaitu dua minggu pertama (W1), dua minggu kedua (W2) dan dua minggu ketiga (W3). Tiap kombinasi diulang tiga kali. Pengamatan dilakukan per dua minggu selama enam minggu inkubasi meliputi pH H2O, bahan organik, populasi fungi pelarut fosfat dan P tersedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis inokulum fungi pelarut fosfat, sumber C dan waktu inkubasi berpengaruh sangat nyata terhadap peningkatan ketersediaan P. Sedangkan interaksi antara faktor yaitu inokulum fungi pelarut fosfat, sumber C dan waktu inkubasi berpengaruh sangat nyata terhadap P tersedia selama inkubasi enam minggu. Kombinasi perlakuan terbaik yang mampu meningkatkan ketersediaan P tertinggi adalah pada perlakuan fungi pelarut fosfat 2x109 spora/kg dan Chromolaena odorata pada dua minggu ketiga yaitu sebesar 41,78 ppm.

 

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Dr. Ir. Supriyadi, MS
2. Ir. Sudadi, MS
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian