Penulis Utama : Arifatul Hikmah Akbar
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2003
Judul : Analisis nilai sikap kewirausahaan dan hubungannya dengan prestasi usaha pada industri kecil pembuat gula merah di Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ekonomi UNS - 2003
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi NIM.F0299001-2003
Subyek : INDUSTRI KECIL
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Masalah yang dingkat dalam penelitian ini adalah (1) Apakah terdapat hubungan yang signifikan antara semua nilai sikap kewirausahaan (dorongan untuk berprestasi, rasa tanggung jawab, sikap terhadap resiko, percaya diri, menggunakan umpan balik, orientasi jangka panjang, kemampuan dan ketrampilan manajerial dan sikap terhadap uang) dengan prestasi usaha (rentabilitas ekonomi) pada industri kecil pembuat gula merah di Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri ?. (2) Variabel manakah diantara nilai sikap kewirausahaan dengan prestasi usaha (rentabilitas ekonomi) yang memiliki hubungan paling dominan ?. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan yang signifikan antara nilai sikap kewirausahaan dengan prestasi usaha (rentabilitas ekonomi). (2) Untuk mengetahui variabel mana diantara nilai sikap kewirausahaan dengan prestasi usaha (rentabilitas ekonomi) yang memiliki hubungan paling dominan. Hipotesis yang diuji dalam penelitian ini adalah (1) Diduga terdapat hubungan yang signifikan antara semua nilai sikap kewirausahaan dengan prestasi usaha (rentabilitas ekonomi). (2) Diduga diantara hubungan tersebut derajat keeratan yang paling dominan adalah antara menggunakan umpan balik dengan prestasi usaha (rentabilitas ekonomi). Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 40 responden yaitu pengusaha industri gula merah (hasil dari perhitungan dengan prosentase yaitu 50% dari total populasi yang cukup homogen dibawah 100 dan ditambah sedikit dari jumlah matematikanya). Pengambilan sampel dilakukan melalui area purposive sampling. Pengukuran terhadap tanggapan responden menggunakan skala likert, data yang telah terkumpul kemudian diuji tingkat validitas dan reliabilitasnya untuk mengetahui seberapa cermat dan konsisten alat ukur yang digunakan. Kemudian dilakukan analisis deskriptif sebagai gambaran tentang tanggapan responden terhadap nilai sikap kewirausahaan dan distribusi frekuensi responden berdasarkan prestasi usaha (rentabilitas ekonomi). Analisis kuantitatif yang terdiri dari uji chi-squre untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara nilai sikap kewirausahaan dengan prestasi usaha, sedang uji koefisien kontingensi untuk mengetahui hubungan yang paling dominan diantara nilai sikap kewirausahaan dengan prestasi usaha. Hasil analisis deskriptif terhadap responden menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat rentabilitas ekonomi 41%-45% (50%). Hasil analisis deskriptif tanggapan responden terhadap nilai sikap kewirausahaan menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan dorongan untuk berprestasi sedang (47,5%), rasa tanggung jawab tinggi (42,5%), sikap terhadap resiko tinggi (45%), percaya diri tinggi (40%), menggunakan umpan balik tinggi (40%), orientasi jangka panjang sedang (45%), kemampuan dan ketrampilan manajerial tinggi (50%), dan sikap terhadap uang sedang (47,5%). Dari hasil analisis chi-square diketahui bahwa semua nilai sikap kewirausahaan memiliki hubungan yang signifikan dengan prestasi usaha (rentabilitas ekonomi). Hal ini ditunjukkan oleh nilai X² hitung > X² tabel dan nilai probabilitasnya < 0,05. Sehingga hipotesis yang menyatakan terdapat hubungan yang signifikan antara semua nilai sikap kewirausahaan dengan prestasi usaha (rentabilitas ekonomi) terbukti. Dari hasil analisis koefisien kontingensi diketahui bahwa variabel menggunakan umpan balik dengan rentabilitas ekonomi memiliki hubungan yang paling dominan. Hal ini dapat dilihat dari selisih antara nilai C maksimum dengan nilai C yang lebih kecil (0,23588) dibandingkan dengan hubungan antar variabel lainnya. Sehingga hipotesis yang menyatakan bahwa menggunakan umpan balik dengan rentabilitas ekonomi memiliki hubungan yang paling dominan terbukti. Berdasarkan hasil penelitian tersebut peneliti dapat memberikan saran kepada beberapa pihak yang berperan dalam pengembangan nilai sikap kewirausahaan (1) lembaga Pemerintahan menyediakan sarana koperasi simpan pinjam berupa (a) kredit usaha kecil (b) kredit investasi kecil untuk memupuk modal anggota. Menyadiakan prasarana berupa (a) sarasehan, penyuluhan dan pengenalan tegnologi baru (b) studi banding ke daerah penghasil produk sejenis yang lebih maju (c) kegiatan klompencapir wadah diskusi dan tukar informasi demi kemajuan usaha bersama. (2) Lembaga Pengembangan Kewirausahaan, bersama lembaga swadaya masyarakat, pengusaha gula merah, dan pengepul, berdiskusi dan menggali informasi tentang kiat sukses dan upaya mengembangkan jaringan pemasaran usaha ini. (3) Pengusaha gula merah, dalam upaya mengembangkan jaringan pemasaran dan mengurangi ketergantungan dengan pengepul (a) membentuk tim usaha terdiri dari pengusaha yang memiliki modal, kemampuan produksi dan kualitas tinggi untuk memasuki industri dengan bahan baku gula merah (b) kreatif dan adaptif terhadap kemasan produk (c) dan memperhatikan kesejahteraan diantaranya melalui upah dan keselamatan kerja, sehingga karyawan nyaman bekerja mencapai tujuan yang diinginkan pengusaha.
File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Dra. Sri Suwarsi, MM
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis