Penulis Utama : Jarot Hermawan
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Analisis keuntungan usaha tani padi di Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ekonomi UNS - 2005
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak.Ekonomi NIM.F1101017-2005
Subyek : EKONOMI PERTANIAN
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Permasalahan yang diteliti dan disampaikan dalam penelitian ini pertama adalah apakah variabel pestisida, luas lahan, jumlah bibit, jumlah tenaga kerja dan jumlah pupuk secara parsial berpengaruh terhadap keuntungan petani padi, kedua adalah apakah variabel pestisida, luas lahan, jumlah bibit, jumlah tenaga kerja dan jumlah pupuk secara bersama-sama berpegaruh terhadap keuntungan petani padi.

Tujuan diadakan penelitian ini pertama adalah untuk mengetahui pengaruh pestisida, luas lahan, jumlah tenaga kerja, jumlah bibit, dan jumlah pupuk secara parsial terhadap keuntungan petani padi . Kedua untuk mengetahui pengaruh luas lahan, jumlah tenaga kerja, jumlah bibit, pestisida dan jumlah tenaga kerja secara bersama-sama terhadap keuntungan petani padi.

Hipotesis yang dikemukakan dalam penelitian ini pertama adalah secara parsial variabel pestisida, luas lahan, jumlah bibit, jumlah tenaga kerja dan jumlah pupuk diduga berpengaruh positif terhadap keuntungan yang diterima petani padi. Kedua adalah Secara bersama-sama pestisida, luas lahan, jumlah bibit, jumlah tenaga kerja dan jumlah pupuk diduga berpengaruh positif terhadap keuntungan yang diterima petani padi.

Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini berdasarkan pada metode area random sampling. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari responden yaitu 55 sampel petani yang mewakili usahatani padi. Data sekunder diperoleh dari literatur dan instansi terkait.

Penelitian ini akan menganalisis pengaruh pestisida, luas lahan, jumlah bibit, jumlah tenaga kerja dan jumlah pupuk terhadap keuntungan yang diterima petani padi di Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen. Komponen-komponen yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda, uji t, uji F dan koefisien determinasi (R2) serta dengan uji penyimpangan asumsi klasik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam analisis ekonometrik, model yang digunakan tidak mengalami Multikolinearitas, Heterokedastisitas dan Autokorelasi. Dalam analisis statistik diperoleh : (1) Berdasarkan uji t menunjukkan bahwa pestisida (PS) tidak berpengaruh secara signifikan, sedangkan luas lahan (LL), jumlah bibit (BB), jumlah tenaga kerja (TK), dan jumlah pupuk (PP) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keuntungan usahatani padi. (2) Berdasarkan uji F variabel pestisida (PS), luas lahan (LL), jumlah bibit (BB), jumlah tenaga kerja (TK) dan jumlah pupuk (PP) secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap keuntungan usahatani padi. Juga dapat diketahui bahwa 87 % perubahan variabel dependen dijelaskan oleh variabel independen dalam model ini, sedangkan 13 % disebabkan oleh variabel yang tidak dimasukkan dalam model.

Berdasarkan hasil yang diperoleh maka saran yang dapat penulis kemukakan adalah : (1) Hasil produksi usahatani padi Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen masih dapat ditingkatkan yaitu dengan menambah faktor-faktor produksi yang digunakan yaitu luas lahan, jumlah bibit, jumlah pupuk, jumlah pestisida dan jumlah tenaga kerja. (2) Pengaturan harga faktor produksi seperti pupuk, bibit yang disesuaikan dengan pengaturan harga jual gabah oleh pemerintah sehingga petani tidak dirugikan dengan harga pupuk dan bibit yang tinggi sedangkan harga jual gabah rendah.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis