Penulis Utama : Niawati Rokhaniah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S551802003
Tahun : 2022
Judul : PERBEDAAN KADAR SERUM ENZIM TRANSAMINASE PADA PASIEN EPILEPSI DEWASA YANG MENDAPATKAN TERAPI FENITOIN DAN TERAPI ASAM VALPROAT DI RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTA
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Kedokteran - 2022
Kolasi :
Sumber : .
Subyek :
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Latar belakang: Epilepsi merupakan penyakit otak yang memerlukan pengobatan setidaknya sampai 3-5 tahun setelah bebas bangkitan dan gambaran EEG normal. Fenitoin dan asam valproat adalah obat anti epilepsi yang bekerja pada enzim sitokrom P450 hepar sehingga dapat mempengaruhi fungsi hepar. Pemeriksaan enzim transaminase dapat digunakan untuk menilai fungsi hepar pada pasien yang mengkonsumsi kedua obat anti epilepsi tersebut.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar serum enzim trasaminase pada pasien epilepsi dewasa yang mendapatkan terapi fenitoin dan terapi asam valproat di RSUD Dr. Moewardi Surakarta

Metode: Desain penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan metode cross-sectional. Jumlah sampel penelitian 62 pasien epilepsi dewasa yang terbagi menjadi 2 kelompok masing-masing 31 pasien dengan terapi fenitoin dan 31 pasien dengan terapi asam valproat yang memeriksakan diri ke RSUD Dr. Moewardi Surakarta pada Mei 2022 – Agustus 2022 dengan cara purposive sampling. Pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dilakukan anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan kadar enzim transaminase, penilaian rasio de ritis. Hasil kemudian dianalisis dengan menggunakan uji mann whitney untuk mengetahui perbedaan kadar enzim transaminase dan rasio de ritis antar kelompok, sedangkan hubungan antara umur, dosis dan lama pengobatan dengan kadar enzim transaminase dianalisis dengan menggunakan uji korelasi spearman.

Hasil: Terdapat perbedaan antara kadar SGPT pasien yang mendapatkan terapi fenitoin dengan terapi asam valproat dengan nilai p value 0.005 namun tidak terdapat perbedaan signifikan antara SGOT pada kedua kelompok pasien dengan nilai p value 0.095. Fenitoin memiliki tingkat hepatotoksisitas lebih tinggi dibandingkan dengan asam valproat. Secara keseluruhan, terdapat perbedaan nilai rasio de ritis pada pasien epilepsi yang mendapatkan terapi fenitoin dan terapi asam valproat (p value 0.009). Usia, dosis dan lama pengobatan tidak berkorelasi signifikan dengan kadar serum enzim transaminase.      

Simpulan: Terdapat perbedaan signifikan pada kadar enzim transaminase pada pasien epilepsi dewasa yang mendapatkan terapi fenitoin dan terapi asam valproat di RSUD Dr. Moewardi Surakarta.

 

File Dokumen Tugas Akhir : Tidak ada file dalam dokumen ini.
File Dokumen Karya Dosen : -
Link DOI : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. dr. Diah Kurnia Mirawati, Sp. S (K)
2. DR. dr. Hari Wujoso, Sp. F. MM
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran