Penulis Utama : Nuzul Asti Rezauji
NIM / NIP : H0418061
×

Keberlanjutan sektor pertanian merupakan bagian yang penting dari pembangunan pertanian di Indonesia. Minat generasi muda pertanian untuk bekerja di sektor pertanian masih rendah termasuk untuk budidaya padi varietas baru rojolele srinuk. Minat generasi muda pertanian dapat dibentuk melalui proses berupa fenomena yang berada di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji minat generasi muda pertanian dalam budidaya padi rojolele srinuk beserta proses terbentuk hingga faktor yang mempengaruhinya. Metode dasar penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pemilihan lokasi dilakukan dengan cara purposive di Desa Delanggu, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Karanganyar. Penentuan informan menggunakan snowball sampling dan purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui observasi, in depth interview serta pengkajian dokumen dan arsip. 
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Proses terbentuknya minat generasi muda pertanian di Desa Delanggu dalam budidaya padi rojolele srinuk dimulai dengan adanya pengenalan varietas baru kepada masyarakat dari BPP (Sosialisasi, demplot, dan pendampingan) serta sosialisasi bertani oleh orang tua, kemudian adanya aktivitas dari komunitas sanggartani rojolele. 2) Stimulus minat yang berasal dari fenomena yang terjadi lingkungan sekitar diantaranya pekerjaan yang saat ini dimiliki, aktivitas sanggartani, dorongan orang tua, keinginan pribadi generasi muda untuk budidaya padi rojolele srinuk, rasa sosial untuk melestarikan varietas lokal delanggu, kesadaran regenerasi petani, keunggulan varietas rojolele srinuk dan yang utama adalah sumber daya lahan. Terdapat keputusan generasi muda diantaranya yaitu terdapat generasi muda pertanian yang berminat dan budidaya rojolele, berminat namun belum budidaya, dan tidak berminat serta tidak ingin budidaya rojolele srinuk. 3) Faktor pendorong minat diantaranya kebebasan dalam mengelola pekerjaan yang dimiliki, mewujudkan regenerasi petani dan pelestarian varietas lokal, dan keinginan atas kesuksesan orang lain. Faktor penarik minat diantaranya keuntungan yang didapat, pendampingan budidaya rojolele srinuk oleh sanggartani, pendekatan melalui pemuda desa, kerjasama dengan perguruan tinggi, dan dukungan pemerintah untuk pengembangan rojolele srinuk. Faktor penghambat minat diantaranya tidak tertarik bekerja di sektor pertanian, kurangnya dukungan orang tua, dan tidak punya lahan sendiri (sewa).

×
Penulis Utama : Nuzul Asti Rezauji
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H0418061
Tahun : 2022
Judul : Minat Generasi Muda Pertanian dalam Budidaya Padi Rojolele Srinuk (Kasus di Desa Delanggu Kecamatan Delanggu Kabupaten Klaten)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Pertanian - 2022
Program Studi : S-1 Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Minat, Faktor, Generasi Muda Pertanian, Rojolele Srinuk
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Link DOI : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Suminah, M.Si
2. Dr. Emi Widiyanti, S.P., M.Si
Penguji : 1. Putri Permatasari, S.P., M.Si
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.