Penulis Utama : Heni Kuncoro
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2003
Judul : Analisis pengaruh harga saham terhadap price earning ratio perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (studi empiris periode 1995-2001)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ekonomi UNS - 2003
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi NIM.F0299112-2003
Subyek : SAHAM
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (i). pengaruh divident payout ratio (DPR), return o n equity (ROE), dan risiko terhadap price earning ratio (PER) pada periode normal (tahun 1995-1997) dan periode krisis (tahun 1998-2001), (ii). diantara ketiga proxi risiko, yaitu standard deviasi pertumbuhan EPS (sg), standard deviasi return (sR), dan beta (b), mana yang lebih mewakili risiko saham di BEJ baik pada periode normal maupun periode krisis, (iii). pengaruh harga saham (IHSI) terhadap price earning ratio (PER) di BEJ baik pada periode normal maupun periode krisis. Sehubungan dengan masalah tersebut diajukan hipotesis sebagai berikut : (i). diduga DPR, ROE, dan risiko berpengaruh signifikan terhadap PER baik pada periode normal (tahun 1995-1997) maupun periode krisis (tahun 1998-2001), (ii). diduga penggunaan ketiga proksi risiko (secara sendiri-sendiri) mempunyai pengaruh yang berbeda terhadap perubahan PER pada periode normal dan periode krisis, (iii). diduga IHSI berpengaruh signifikan terhadap PER pada periode normal dan periode krisis. Penelitian ini menggunakan survei data sekunder, dengan populasi perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEJ selama tahun 1995-2001, yang dibagi menjadi dua periode yaitu periode normal (tahun 1995-1997) dan periode krisis (tahun 1998-2001). Sampel dalam penelitian ini diperoleh secara pooling data dan penentuan sampelnya menggunakan purposive sampling dengan kriteria sebagai berikut : (i). perusahaan yang membagikan dividen selama periode pengamatan, (ii). perusahaan yang tidak mempunyai laba negatif (mengalami kerugian), (iii). ROE perusahaan juga tidak negatif selama periode pengamatan. Dari kriteria tersebut dan uji normalitas data, diperoleh sampel sebanyak 121 perusahaan pada periode normal dan 148 perusahaan pada periode krisis. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model regresi linear berganda. Pengujian hipotesisnya menggunakan uji koefisien determinasi (R2) untuk mengetahui seberapa besar PER dapat dijelaskan oleh DPR, ROE, risiko (sg, sR, b), dan IHSI, sedangkan uji F untuk mengetahui pengaruh DPR, ROE, dan risiko (sg, sR, b) secara serentak terhadap PER. Uji t dilakukan untuk menguji pengaruh DPR, ROE, risiko (sg, sR, b), dan IHSI secara parsial terhadap PER. Penelitian ini juga melakukan pengujian terhadap gejala multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Setelah dilakukan analisis, diperoleh kesimpulan bahwa pada periode normal (tahun 1995-1997) variabel DPR, ROE, dan risiko (sg, sR, b) secara serentak berpengaruh signifikan terhadap PER. Secara parsial hanya variabel DPR dan ROE saja yang berpengaruh signifikan terhadap PER, sedangkan variabel risiko (sg, sR, b) secara parsial tidak berpengaruh terhadap PER, sedangkan variabel IHSI berpengaruh signifikan terhadap PER. Untuk periode krisis (tahun 1998-2001) dapat disimpulkan bahwa variabel DPR, ROE, dan risiko (sg, sR, b) secara serentak berpengaruh signifikan terhadap PER. Secara parsial variabel DPR dan ROE berpengaruh signifikan terhadap PER, untuk variabel risiko, secara parsial hanya proxi sR dan b saja yang berpengaruh signifikan terhadap PER, sedangkan sg secara parsial tidak berpengaruh terhadap PER. Adapun untuk variabel IHSI secara signifikan berpengaruh terhadap PER. Beberapa masukan yang ingin penulis sarankan dalam penelitian ini adalah (i). sebaiknya, untuk penelitian selanjutnya tidak hanya mengambil satu jenis kelompok perusahaan saja agar hasil yang didapat lebih akurat dan bermanfaat bagi pelaku di pasar modal, khususnya investor, (ii). disamping pendekatan fundamental, analisis yang digunakan dalam menilai harga saham sebaiknya juga mempertimbangkan pendekatan teknikal, agar hasilnya lebih akurat, (iii). dalam menggunakan pendekatan PER, disamping memperhatikan faktor harga saham, investor juga perlu mempertimbangkan faktor divident payout ratio (DPR), return o n equity (ROE), dan risiko (standard deviasi return, beta), agar hasil yang diperoleh lebih akurat, (iv). data yang digunakan dalam penelitian ini dapat diperluas, yaitu dengan menggabungkan data periode normal dan periode krisis, atau dengan kata lain data yang digunakan adalah data tahun 1995-2001 tanpa dibagi dalam dua periode.
File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis