Penulis Utama : Nur Kholik
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Korupsi dalam Cerpen Kenalan di Awang-Awang, Anak Bungsuku itu dan Reuni dalam kumpulan cerpen sesudah bersih desa karya Satyagraha Hoerip (sebuah pendekatan sosiologi sastra)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Sastra UNS - 2005
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Sastra NIM.C0200039-2005
Subyek : CERITA PENDEK-PENELITIAN
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Judul penelitian ini adalah “Korupsi dalam Cerpen ‘Kenalan di Awang-awang’, ‘Anak Bungsuku itu’, dan ‘Reuni’ dalam Kumpulan Cerpen ‘Sesudah Bersih Desa’ karya Satyagraha Hoerip Sebuah Pendekatan Sosiologi Sastra”. Penelitian ini menganalisis tentang latar belakang terjadinya korupsi, jenis-jenis korupsi dan respon pengarang terhadap masalah korupsi yang terdapat dalam cerpen Kenalan di Awang-awang (KDAA), Anak Bungsuku Itu (ABI), dan Reuni (R) yang termuat dalam kumpulan cerpen Sesudah Bersih Desa. Tujuan penelitian ini antara lain mendeskripsikan dan mengungkapkan latar belakang terjadinya korupsi yang terdapat dalam cerpen Kenalan di Awang-awang, Anak Bungsuku Itu, dan Reuni yang ada dalam kumpulan cerpen Sesudah Bersih Desa. Selain itu, mendeskripsikan dan mengungkapkan jenis-jenis korupsi yang terdapat dalam tiga cerpen tersebut, serta mendeskripsikan dan mengungkapkan respon pengarang terhadap masalah korupsi dalam tiga cerpen tersebut. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori sosiologi sastra. Adapun yang menjadi pokok penelaahan dalam penelitian ini adalah apa yang tersirat dalam karya sastra dan apa yang menjadi tujuan adalah masalah sosial khususnya masalah korupsi. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sosiologi sastra yang menelaah karya sastra dengan mempertimbangkan segi-segi sosial, yang dalam hal ini adalah masalah korupsi. Masalah korupsi yang terdapat dalam KDAA, ABI, dan R adalah masalah yang kompleks yang melibatkan unsur kekuasaan dan penyalahgunaan kekuasaan. Di samping itu, tindakan korupsi dianggap sebagai suatu tindakan yang melanggar norma-norma, baik etika, agama, maupun hukum. Selain sebagai suatu pelanggaran terhadap norma-norma yang berlaku, korupsi juga dikatakan sebagai suatu tindakan yang melanggar falsafah bangsa Indonesia, yaitu Pancasila. Simpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini adalah korupsi yang terdapat dalam KDAA disebabkan karena lemahnya kontrol maupun disiplin di Indonesia. Di samping itu, sistem feodal yang masih mengakar dalam masyarakat kita juga dikatakan sebagai suatu sebab terjadinya korupsi. Dalam ABI, korupsi disebabkan oleh faktor dari dalam diri sendiri yang tidak berhasil menghayati Pancasila. Selain itu, korupsi dalam R terjadi karena kurangnya kontrol maupun disiplin yang mengawasi korupsi serta adanya dorongan dari dalam diri untuk melakukan korupsi. Jenis-jenis korupsi dalam cerpen KDAA, ABI, dan R adalah korupsi yang termasuk dalam jenis korupsi fisik, yaitu korupsi yang melibatkan unsur kebendaan. Adapun lebih spesifiknya antara lain; pencurian atau penggelapan uang negara, pemerasan, dan pungutan liar.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Dra. Murtini, M.S
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Sastra dan Seni Rupa