PENGARUH MINUMAN BEROKSIGEN TERHADAP VO2 MAKS
Oleh :
ADITYA APSARA
Aditya Apsara, G0002024, 2009. Pengaruh Minuman Beroksigen terhadap VO2 Maks, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret. Minuman beroksigen adalah air minum dalam kemasan yang berasal dari mata air yang telah melalui berbagai proses pemurnian dan ditambahkan dengan oksigen pada tekanan tertentu sehingga kandungan oksigen terlarutnya lebih tinggi dibandingkan air biasa. Oleh karena itu para produsen air beroksigen ini menyatakan bahwa air ini salah satunya mampu meningkatkan kemampuan fisik seseorang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh minuman beroksigen terhadap VO2 maks. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimental, dengan uji pre dan posttreatment, dimana teknik sampling yang digunakan adalah random sederhana. Penelitian dilakukan dengan melakukan step up test Astrand-Ryhming kepada sampel sebanyak 17 orang mahasiswa pria Fakultas Kedokteran UNS dengan rentang usia 20-25 tahun yang melakukan step up test sebelum dan sesudah meminum air beroksigen. Penelitian ini dilaksanakan di lab Fisiologi Fakultas Kedokteran UNS. Data yang diperoleh akan dianalisis dengan menggunakan uji t berpasangan 1 arah. Setelah dilakukan penelitian pada 17 mahasiswa pria Fakultas Kedokteran UNS, didapatkan hasil beda rata-rata VO2 maks antara sebelum dan sesudah meminum air beroksigen tidak terlalu besar yaitu 59.01 dan 58.72. Hasil perhitungan dengan uji t berpasangan 1 arah didapatkan t hitung adalah 0.203 dan t tabel adalah 1.746. Dari data tersebut diketahui bahwa nilai t hitung < t tabel, maka Ho diterima dan H1 ditolak, dimana Ho adalah tidak terdapat pengaruh minuman beroksigen terhadap VO2 maks.

Links

News

About

Perpustakaan Digital adalah sebuah sistem yang memiliki berbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses obyek informasi melalui perangkat digital.