PERBANDINGAN EFEKTIVITAS STERILISASI AUTOKLAF DAN DRY HEAT STERILIZER TERHADAP INSTRUMEN BEDAH MULUT
Oleh :
ARIEF ANTONIUS S
Infeksi merupakan suatu penyakit yang angka kejadiannya tinggi. Infeksi dapat ditularkan melalui berbagai macam cara, salah satunya melalui instrumen yang tidak steril. Prosedur sterilisasi ada berbagai macam salah satunya secara fisika yaitu dengan panas basah (autoklaf) dan panas kering (Hot Air Oven). Kedua prosedur ini mempunyai keunggulan dan kekurangan sendiri-sendiri. Secara teori peosedur sterilisasi dengan autoklaf dikatakan lebih efektif karena suhunya lebih rendah, waktu yang diperlukan lebih singkat dan daya bunuh mikroorganisme lebih tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian Completely Randomized Design dengan pengambilan sampel dilakukan di poliklinik gigi dan mulut RSUD Dr Moewardi Surakarta pada bulan Januari 2006. Sampel diambil dengan teknik Quota Sampling kemudian data diuji dengan uji proporsi dan statistik deskriptif dengan persentase. Besar sampel yang diteliti sebanyak 60 sampel yang terbagi dalam 2 kelompok besar yaitu yang menembus jaringan lunak (kritis) dan tidak menembus (semi kritis). Hasilnya untuk yang kritis tidak ada perbedaan sama sekali pada kedua prosedur sterilisasi. Sedangkan yang semi kritis ada perbedaan, dan setelah diuji dengan uji proporsi ternyata perbedaan tersebut tidak bermakna secara statistik, hal ini dibuktika dengan nilai Z hitung sebesar 1,138 sedangkan nilai Z tabel adalah 1,96 yang berarti Z hitung lebih besar dari Z tabel

Links

News

About

Perpustakaan Digital adalah sebuah sistem yang memiliki berbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses obyek informasi melalui perangkat digital.