EKSPERIMENTASI METODE PEMBELAJARAN CTL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) DAN STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION) PADA POKOK BAHASAN PERBANDINGAN DAN FUNGSI TRIGONOMETRI DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 SRAGEN TAHUN PELAJ
Oleh :
Tina Ratnawati

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui :(i) apakah metode pembelajaran CTL dan STAD menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada metode pembelajaran konvensional, (ii) apakah metode pembelajaran CTL menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada metode pembelajaran STAD, (iii) apakah terdapat pengaruh kemampuan awal siswa terhadap prestasi belajar matematika pada pokok bahasan Perbandingan dan Fungsi Trigonometri, (iv) ada tidaknya interaksi antara metode pembelajaran CTL dan STAD dengan kemampuan awal siswa terhadap prestasi belajar matematika siswa pada pokok bahasan Perbandingan dan Fungsi Trigonometri.

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Sragen tahun pelajaran 2005/2006, yang terdiri dari 349 siswa yang tersebar dalam 9 kelas. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 3 kelas dengan jumlah ketiga kelas tersebut adalah sebanyak 114 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling. Uji coba instrumen dilaksanakan di SMA Negeri 2 Sragen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi. Data yang diperoleh dari metode ini adalah nilai raport mata pelajaran matematika semester satu yang digunakan sebagai data kemampuan awal siswa. Teknik pengumpulan data yang lain adalah dengan metode tes untuk data prestasi belajar matematika siswa pada beberapa sub pokok bahasan Perbandingan dan Fuingsi Trigonometri. Sebelum dilakukan penelitian, terlebih dahulu dilakukan uji keseimbangan dengan analisis variansi satu jalan dengan sel tak sama. Uji prasyarat analisis variansi nya adalah uji normalitas dengan metode Lilliefors dan uji homogenitas dengan metode Bartlet dengan statistik uji Chi kuadrat. Setelah data dari prestasi hasil belajar matematika pada pokok bahasan Perbandingan dan Fungsi Trigonometri terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Sebagai persyaratan adalah uji normalitas dengan metode Lilliefors dan uji homogenitas dengan metode Bartlet dengan statistik uji Chi kuadrat.

Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa (i) ketiga metode pembelajaran, yaitu CTL, STAD, dan konvensional memberikan efek yang berbeda terhadap prestasi belajar matematika (Fobs = 15.9054 > 3.09 = Ftab pada taraf sgnifikansi 5%). Dari F.1-.3 = 29.0376 > 6.18 = Ftab maka dapat dikatakan bahwa metode pembelajaran CTL dan Konvensional memberikan efek yang berbeda terhadap prestasi belajar matematika. Karena rataan prestasi belajar matematika yang diperoleh dari metode pembelajaran CTL lebih tinggi dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional, maka diperoleh kesimpulan bahwa metode pembelajaran CTL lebih efektif dibandingkan dengan metode konvensional. Sedangkan dari F.2-.3 = 4.8180 < 6.18 = Ftab maka dapat dikatakan bahwa metode pembelajaran STAD dan metode konvensional menghasilkan prestasi belajar matematika yang sama; (ii) metode pembelajaran CTL dan metode pembelajaran STAD memberikan efek yang berbeda terhadap prestasi belajar matematika (F.1-.2 = 10.5167 > 6.18 = Ftab). Karena rataan prestasi belajar matematika yang diperoleh dari metode pembelajaran CTL lebih tinggi dibandingkan dengan metode pembelajaran STAD, maka diperoleh kesimpulan bahwa metode pembelajaran CTL lebih efektif dibandingkan dengan metode pembelajaran STAD; (iii) terdapat pengaruh kemampuan awal siswa terhadap prestasi belajar matematika (Fobs = 13.9798 > 3.09 = Ftab pada taraf sgnifikansi 5%); (iv) terdapat interaksi antara metode pembelajaran dan kemampuan awal matematika siswa (Fobs = 4.4355 > 2.47 = Ftab pada taraf sgnifikansi 5%).

Links

News

About

Perpustakaan Digital adalah sebuah sistem yang memiliki berbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses obyek informasi melalui perangkat digital.