Abstrak


Teknik Manipulasi Kain dan Bordir sebagai Medium Visualisasi Budaya Populer Animasi Jepang pada Perancangan Jaket


Oleh :
Novika Rahmawati - C0922031 - Fak. Seni Rupa dan Desain

Kepopuleran anime menciptakan budaya cosplay yang digemari oleh para penggemar anime. Tidak sedikit ditemukan gaya busana cosplay yang menyimpang dari gaya berbusana umumnya di kehidupan sehari-hari. Permasalahan utama terletak pada kesenjangan antara kepopuleran anime dengan kebutuhan akan busana berunsur anime yang mampu menjembatani ekspresi penggemar tanpa menimbulkan rasa malu dan cemas di ruang publik belum tergarap secara optimal. Tujuan perancangan adalah menghasilkan rancangan jaket yang menggunakan teknik manipulasi kain dan bordir sebagai medium visualisasi budaya populer animasi Jepang. Perancangan ini juga mengintegritaskan kearifan lokal dengan menggunakan lurik sebagai aksen material pendukung. Secara teknis, perancangan ini memperhatikan perlindungan hak cipta anime yang diwujudkan berdasarkan doktrin penggunaan batas wajar (fair use). Metode yang digunakan sebagai acuan perancangan adalah design thinking oleh Ford yang meliputi lima tahap, antara lain emphatize, define, ideate, prototype, dan test. Hasil perancangan berupa jaket dengan aksentuasi teknik manipulasi kain berupa pleats dan bordir sebagai medium visualisasi budaya populer animasi Jepang berjudul Naruto Shippuden. Landasan penggunaan batas wajar (fair use) dan metode design thinking oleh Ford mampu menjadi pedoman karena berkorelasi dengan teknik pleats dan bordir sebagai medium visualisasi anime Naruto Shippuden pada perancangan jaket.