Abstrak


Perancangan Busana Square Cut dengan Sumber Ide Tari Cepetan Alas Kebumen Menggunakan Teknik Batik Tulis


Oleh :
Pebrivana Sherly Parahita Seno - C0919040 - Fak. Seni Rupa dan Desain

Industri fashion merupakan salah satu penyumbang limbah tekstil terbesar yang dipengaruhi oleh perkembangan budaya fast fashion. Kondisi tersebut mendorong perlunya pendekatan desain yang lebih berkelanjutan, salah satunya melalui penerapan konsep zero waste fashion dengan eksplorasi teknik square cut. Perancangan ini bertujuan menghasilkan busana dengan gaya square cut dengan sumber ide Tari Cepetan Alas Kebumen menggunakan teknik batik tulis sebagai upaya mengurangi limbah produksi sekaligus melestarik budaya lokal. Tari Cepetan Alas dipilih karena memiliki nilai historis dan budaya yang khas serta belum pernah diangkat sebagai sumber ide penciptaan motif batik. Metode perancangan yang digunakan adalah metode penciptaan kriya seni Tiga Tahap Enam Langkah menurut SP Gustami yang meliputi tahap eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi digital, serta studi literatur yang berkaitan dengan tari Cepetan Alas, batik, dan square cut. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dan diolah menjadi konsep motif batik pada busana square cut. Hasil perancangan menghasilkan lima desain busana square cut yang terinspirasi dari alur pertunjukkan Tari Cepetan Alas, yaitu purwaka, babadan, gagahan alas, muryani busana, dan sulasih dengan tiga desain direalisasikan menjadi karya busana. Unsur visual dari tari diolah melalui proses stilasi menjadi motif batik kontemporer. Penerapan teknik square cut mampu mengoptimalkan penggunaan kain sehingga meminimalkan limbah produksi, sedangkan teknik batik tulis memberikan nilai estetis sekaligus media visualisasi budaya lokal. Perancangan ini menunjukkan bahwa penerapan teknik square cut dan batik tulis dapat menghasilkan busana yang estetik, fungsional, berkelanjutan, serta berperan dalam pelestarian dan promosi Tari Cepetan Alas Kebumen melalui media fesyen.