Abstrak
Analisis Konfigurasi Prompt, Temperature, dan Bahasa pada Large Language Model dan Visual Language Model dalam Meme Generation
Oleh :
Salsa Rizki Saputri - L0122147 - Fak. Teknologi Informasi dan Sains Data
Meme internet telah menjadi media ekspresi bagi mahasiswa Indonesia, namun
sistem generasi meme otomatis yang ada saat ini belum mampu beradaptasi dengan
budaya lokal mahasiswa Indonesia. Penelitian sebelumnya mengenai generasi
meme otomatis menggunakan Large Language Models (LLMs) dan Vision
Language Models (VLMs) lebih berfokus pada meme generation, tanpa meneliti
pengaruh strategi prompting maupun parameter model. Penelitian ini bertujuan
untuk mengatasi kesenjangan tersebut dengan mengoptimalkan kualitas generasi
meme melalui analisis zero-shot dan few-shot prompting, parameter temperature,
serta bahasa prompt menggunakan model LLaMA 4 dan Gemma 3. Penelitian ini
mengisi celah yang ada karena penelitian sebelumnya umumnya hanya menguji
faktor-faktor tersebut secara terpisah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gemma
3 memiliki performa yang lebih baik dibandingkan LLaMA 4 pada seluruh human
evaluation serta menghasilkan waktu generasi yang lebih cepat dan juga
menunjukkan bahwa setiap topik bekerja paling optimal pada konfigurasi tertentu,
meskipun performanya relatif serupa di berbagai konfigurasi. Skor kuantitatif
seperti CLIPScore dan Cross-modal Incongruity juga mengonfirmasi bahwa humor
muncul dari kontras antara elemen visual dan tekstual, walaupun skor yang
diperoleh dalam penelitian ini masih tergolong rendah. Penelitian ini memberikan
kontribusi pada bidang Informatika, khususnya dalam pengembangan Generative
AI dan Computational Creativity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi
antara LLM dan VLM mampu menghasilkan meme yang relevan secara
kontekstual sebagai media ekspresi diri mahasiswa Indonesia.