Abstrak
Makna Bernyanyi dalam Pembelajaran Musik Sekolah Dasar: Studi Fenomenologi tentang Ekspresi Diri dan Rasa Percaya Diri Siswa
Oleh :
Getza Reida Fadilla - K7122138 - Fak. KIP
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman siswa saat mengikuti pembelajaran bernyanyi di kelas, mengungkap makna aktivitas bernyanyi sebagai bentuk ekspresi diri dalam konteks pembelajaran musik, serta mengidentifikasi kontribusi aktivitas bernyanyi terhadap pembentukan rasa percaya diri siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Wirun 01 pada siswa kelas V tahun ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Sumber data penelitian meliputi sembilan siswa kelas V sebagai informan utama, guru seni musik sebagai informan pendukung, serta peristiwa pembelajaran bernyanyi di kelas. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, member checking, prolonged engagement, audit trail, dan refleksivitas peneliti. Analisis data menggunakan model fenomenologis Colaizzi dengan bantuan NVivo sebagai alat bantu teknis dalam proses pengkodean dan pengelompokan tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman bernyanyi siswa dalam pembelajaran musik memunculkan lima tema utama, yaitu pengalaman afektif siswa dalam pembelajaran bernyanyi, ketegangan saat tampil di depan kelas, menghadirkan diri melalui suara dan lagu, membangun keyakinan diri dalam pengalaman bernyanyi, serta menjadi lebih berani melalui pengalaman bernyanyi. Siswa mengalami berbagai perasaan saat bernyanyi, seperti senang, semangat, sedih, terharu, malu, grogi, tegang, dan lega. Aktivitas bernyanyi juga dimaknai sebagai sarana ekspresi diri karena siswa tidak hanya menyanyikan lirik lagu, tetapi juga menampilkan perasaan melalui suara, ekspresi wajah, gerak tubuh, suasana hati, dan pengalaman batin yang berkaitan dengan lagu. Selain itu, bernyanyi berkontribusi terhadap pembentukan rasa percaya diri siswa secara bertahap melalui persiapan, penguasaan lagu, strategi mengatasi kesulitan, bantuan guru, dukungan teman, serta pengalaman tampil di depan kelas. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa bernyanyi dalam pembelajaran musik sekolah dasar bukan hanya kegiatan musikal, melainkan pengalaman afektif, ekspresif, sosial, dan personal yang membantu siswa mengekspresikan diri serta membangun rasa percaya diri secara perlahan.