Abstrak
PRARANCANGAN PABRIK FENOL DARI OKSIDASI ASAM BENZOAT KAPASITAS 27.000 TON/TAHUN
Oleh :
Zuhair Bagas Tranggono - I0522120 - Fak. Teknik
Fenol
merupakan senyawa yang banyak digunakan sebagai bahan baku dalam berbagai
industri, seperti komponen utama pembuatan disinfektan, bahan baku bisfenol-A
untuk industri plastik, dan resin fenolik untuk industri amplas serta perekat
kayu. Pabrik fenol dengan kapasitas 27.000 ton/tahun dirancang untuk memenuhi
kebutuhan domestik. Satu kilogram produk fenol membutuhkan 1,445 kg asam
benzoat, 4,367 kg udara, 6,812 kg air proses, dan pelarut metil isobutil keton
(MIBK) sebesar 0,122 kg. Pabrik ini juga menghasilkan produk samping berupa
benzena sebanyak 0,055 kg, limbah cair sebanyak 6,911 kg, dan limbah gas
sebanyak 4,780 kg. Pabrik ini direncanakan berdiri pada tahun 2028 di Kawasan
Industri Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Fenol
diproduksi melalui reaksi oksidasi asam benzoat dengan oksigen dalam udara pada
fase gas menggunakan reaktor fixed bed
multitube dengan katalis padat NiO-NiFe2O4-Na2O.
Reaksi pembentukan fenol berlangsung pada kondisi isothermal dan non-adiabatis suhu 400°C dan tekanan 6 atm dengan
konversi asam benzoat sebesar 92%. Arus keluaran reaktor dimurnikan melalui
proses kondensasi di kondensor parsial, lalu dipisahkan di evaporator untuk
menguapkan produk samping benzena. Fase cair yang tersisa akan diekstraksi
menggunakan pelarut MIBK untuk memisahkan air dengan produk utama, lalu
dimurnikan menggunakan dua menara distilasi untuk memisahkan pelarut dan asam
benzoat sisa sehingga menghasilkan produk akhir fenol dengan kemurnian 99,94%
berat.
Unit
pendukung proses pabrik ini terdiri dari unit pengadaan dan pengolahan air,
pengadaan steam, pengadaan Dowtherm A, udara tekan, listrik, bahan bakar, serta
unit pengolahan limbah. Sumber air berasal dari jaringan air industri Water
Intake Gunungsari, Surabaya, yang didistribusikan ke kawasan industri Gresik. Setiap
satu kilogram produk membutuhkan pasokan air sebesar 55,35 kg, listrik sebesar
0,573 kWh, serta bahan bakar cair sebesar 1,01 L. Listrik dipenuhi dari PLN UP3
Gresik dengan generator sebagai cadangan.
Perusahaan
ini berbentuk PT (Perseroan Terbatas) dengan struktur organisasi line and
staff. Pembagian jam kerja karyawan terdiri dari sistem shift dan non-shift. Karyawan berjumlah 149 orang dengan 77 orang bekerja
secara shift dan 72 orang non-shift.
Berdasarkan
hasil perhitungan profitabilitas, diperoleh Payback
Period (PBP) selama 3,27 tahun, Cumulative
Cash Ratio (CCR) sebesar 2,71, dan Rate
of Return on Investment (ROROI) sebesar 20,53%. Berdasarkan kriteria
profitabilitas discounted, Discounted Payback Period (DPBP) adalah
3,74 tahun, Net Present Value (NPV)
sebesar Rp1.389.774.105.625, Present
Value Ratio (PVR) sebesar 1,79, dan Discounted
Cash Flow Rate of Return (DCFROR) sebesar 22,60%. Break Even Point (BEP) pabrik ini adalah 42,01% dari kapasitas
rancangan dan Shut Down Point (SDP)
sebesar 11,19%. Berdasarkan analisis kelayakan teknologi, keselamatan
lingkungan, sosial, dan ekonomi, pabrik fenol dari oksidasi asam benzoat dengan
kapasitas 27.000 ton/tahun layak didirikan.