Abstrak
Hubungan Parental Reparenting dengan Psychological Well-Being Anak Usia Dini
Oleh :
Septria Adelia - K8120069 - Fak. KIP
Psychological well-being (PWB) pada masa kanak-kanak awal berperan sebagai
landasan penting bagi perkembangan emosional, sosial, dan kognitif, yang
dipengaruhi oleh praktik parental reparenting. Studi ini bertujuan untuk mengkaji
korelasi antara parental reparenting yang merupakan proses mengatasi trauma
emosional orang tua dari masa kanak-kanak sendiri dan psychological well-being
anak-anak berusia. PWB dievaluasi dari sudut pandang pendidik dan wali murid
yang di dalamnya mencakup enam dimensi utama: penerimaan diri, hubungan
interpersonal yang konstruktif, otonomi, penguasaan lingkungan, tujuan hidup,
dan perkembangan pribadi. Penilaian parental reparenting menggunakan alat
ukur yang mencakup refleksi diri, validasi emosional, dan pembentukan batas
yang sehat. Penelitian ini menggunakan metodologi korelasi kuantitatif dengan
desain viegati, melibatkan 83 peserta (orang tua dan guru) dari RA/BA/TA AlIslam 3 Gebang, Surakarta. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson,
menghasilkan koefisien 0,480 dan tingkat signifikansi 0,000 (p < 0,05),
menunjukkan hubungan positif moderat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
peningkatan parental reparenting berkorelasi dengan peningkatan psychological
well-being anak, karena hal ini menciptakan lingkungan perawatan yang
viegativevie dan stabil. Oleh karena itu, parental reparenting dapat menjadi
teknik intervensi yang efektif untuk meningkatkan psychological well-being anak
usia dini dalam kerangka pendidikan Indonesia.
Kata Kunci : parental reparenting, psychological well-being, anak usia dini,
pengasuhan, pendidikan anak usia dini