Abstrak


RESPON PERTUMBUHAN PLANLET PISANG BARANGAN MERAH (Musa acuminata Colla) TERHADAP PENAMBAHAN BENZYL AMINO PURINE (BAP) DAN INDOLE ACETIC ACID (IAA) PADA TAHAP MULTIPLIKASI SECARA IN VITRO


Oleh :
Indira Hapsari Estiningtyas - H0719091 - Fak. Pertanian

Kombinasi yang tepat antara media kultur dan ZPT (Zat Pengatur Tumbuh)  seperti sitokinin dan auksin pada tahap multiplikasi kultur dalam kultur jaringan menjadi salah satu kunci dalam peningkatan kualitas dan kuantitas produksi pisang barangan merah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh konsentrasi terbaik BAP dan IAA pada media MS dalam multiplikasi pisang barangan merah secara in vitro. Penelitian ini  dilakukan di Laboratorium Fisiologi Tumbuhan dan Bioteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret Surakarta mulai bulan April sampai Oktober 2023. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama yaitu konsentrasi BAP (0,1, 2, 3 ppm) dan faktor kedua adalah konsentrasi IAA (0; 0,25; 0,50; 0,75 ppm).  Variabel pengamatan yaitu waktu  muncul tunas, jumlah tunas, tinggi planlet, waktu muncul akar, jumlah akar, panjang akar, waktu muncul daun, dan jumlah daun. Analisis data menggunakan analisis ragam (Anova) dengan taraf signifikansi 95% untuk mengetahui pengaruh perlakuan yang diberikan. Apabila berbeda nyata maka dapat diuji lanjut dengan menggunakan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf signifikasi 95% dan selanjutnya dilakukan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan BAP 1 ppm mampu mempercepat waktu muncul tunas dan meningkatkan jumlah tunas. Pemberian IAA 0,50 ppm mempercepat waktu muncul tunas. Pemberian BAP 1 ppm + IAA 0,75 ppm mampu meningkatkan jumlah akar. Pemberian BAP 1 ppm + IAA 0,25 ppm mempercepat waktu muncul daun. Pemberian BAP 2 ppm + IAA 0 ppm dan BAP 2 ppm + IAA 0,50 ppm mampu meningkatkan jumlah daun.