Abstrak
EFEK EKSTRAK ETANOL DAUN TANAMAN KEMBANG BULAN (Tithonia diversifolia (Hemsl.) A. Gray) PADA ABERASI KROMOSOM AKAR BAWANG BOMBAY (Allium cepa L. var cepa)
Oleh :
Marsa Shofi Athifa - M0420055 - Fak. MIPA
Tanaman kembang bulan (Tithonia diversifolia (Hemsl.) A. Gray) dikenal
secara tradisional digunakan oleh petani sebagai pestisida dan insektisida alami
karena mengandung berbagai metabolit sekunder aktif yang bersifat toksik terhadap
serangga dan organisme pengganggu tanaman Khasiat tanaman tersebut berasal
dari beberapa jenis fitokimia yang terkandung di dalamnya, seperti flavonoid,
alkaloid, terpenoid, saponin, dan lain sebagainya. Sifat sitotoksik yang kuat
berpotensi mempengaruhi genom tanaman yang terpapar, sehingga perlu dilakukan
kajian mengenai efek genotoksik ekstrak daun kembang bulan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui efek ekstrak daun tanaman kembang bulan terhadap
aberasi kromosom dan indeks mitosis akar bawang bombay (Allium cepa L. var
cepa).
Pembuatan ekstrak daun kembang bulan dilakukan dengan metode
maserasi. Cara kerja penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)
dengan 6 perlakuan dan 3 ulangan. Jenis perlakuan yang dilakukan, yaitu kontrol
positif (Kp) menggunakan Ethyl Methanesulfonate (EMS), kontrol negatif (Kn)
dengan larutan akuades, dan empat konsentrasi ekstrak daun kembang bulan yaitu
5%, 7,5%, 10%, dan 12,5%. Pengamatan aktivitas mitosis dan penghitungan indeks
mitosis serta abnormalitas kromosom akar bawang bombay dilakukan dengan
menggunakan metode squash. Data pengamatan dianalisis dengan uji ANOVA
yang dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) untuk
parameter yang berbeda nyata dan uji Games-Howell untuk parameter yang tidak
berbeda nyata.
Ekstrak etanol daun kembang bulan terbukti menyebabkan penurunan
indeks mitosis sekaligus peningkatan efek aberasi kromosom pada konsentrasi 5%.
Jenis aberasi kromosom yang teramati pada sampel uji yaitu sticky, vagrant, break,
loss, dan bridge serta beberapa macam mikronukleus seperti nuclear bud, nuclear
point, connected nucleus, dan lobulated nucleus. Selain itu, terjadi penurunan
indeks mitosis terhadap sampel uji secara bertahap dari 17,31% pada kontrol negatif
menjadi 1,33% pada perlakuan konsentrasi 12,5% (konsentrasi tertinggi).