Abstrak


Prarancangan Pabrik Metil Klorida dari Metana dan Klorin dengan Proses Thermal-Chlorination Kapasitas 60.000 Ton/Tahun


Oleh :
Kevin Christian - I0521048 - Fak. Teknik

Kevin Christian, Mathew Inrianto Banualuhu Nababan, 2026, Perancangan Pabrik Metil Klorida dari Metana dan Klorin Berkapasitas 60.000 ton/tahun, Program Studi Sarjana Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret. Metil klorida (CH₃Cl) merupakan senyawa organik golongan haloalkana yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan antara dalam industri silikon organik methylchlorosilanes, pelarut, serta bahan baku farmasi, herbisida, dan surfaktan. Untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan peluang ekspor, dirancang pabrik metil klorida berkapasitas 60.000 ton/tahun dengan bahan baku metana dan klorin. Pabrik direncanakan berdiri di Kawasan Industri Samangraya, Kota Cilegon, Banten. Metil klorida diperoleh melalui reaksi klorinasi metana yang menghasilkan produk utama metil klorida serta produk samping metilen klorida, kloroform, dan karbon tetraklorida. Tahapan proses meliputi penyiapan bahan baku, reaksi, dan pemurnian. Reaksi berlangsung dalam reaktor alir pipa multitube pada suhu 300–400°C dan tekanan 3 bar dengan pendingin Dowtherm A. Konversi metana sebesar 36,639% dengan distribusi metil klorida 55,44%, metilen klorida 30,17%, kloroform 12,79%, dan karbon tetraklorida 1,6%. Aliran keluar reaktor dimanfaatkan sebagai sumber panas reboiler, kemudian didinginkan dan dialirkan ke absorber untuk menyerap HCl menjadi larutan 37%, sedangkan sisa HCl dinetralkan dengan NaOH. Pemurnian dilakukan dengan distilasi bertingkat untuk memperoleh metil klorida dengan kemurnian ≥99%, serta pemisahan produk samping. Kebutuhan bahan baku per kilogram produk adalah 0,90 kg metana, 4,16 kg klorin, dan 0,73 kg NaOH. Kebutuhan utilitas meliputi air pendingin dan chilled water sebesar 0,22 L/kg, air proses 6,74 L/kg, air konsumsi 0,08 L/kg, udara 0,026 m³/kg, serta kebutuhan listrik sebesar 7.199.686,66 kWh/tahun. Bentuk perusahaan yang dipilih adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan struktur organisasi line and staff. Sistem kerja dibagi menjadi karyawan shift dan non-shift dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 208 orang yang terdiri dari 116 karyawan shift dan 92 karyawan non-shift. Hasil analisis profitabilitas non discounted menunjukkan nilai Payback Period (PBP) selama 2,08 tahun; Cumulative Cash Ratio (CCR) sebesar 3,240; Cumulative Cash Position (CCP) sebesar Rp5.435.030.910.225,45; dan Rate of Return on Investment (ROROI) sebesar 40,20%. Evaluasi risiko diperoleh nilai Break Even Point (BEP) sebesar 40,20% dan Shut Down Point (SDP) sebesar 18,68%. Berdasarkan hasil analisis ekonomi, pabrik ini layak untuk didirikan.