Abstrak


HUBUNGAN DURASI PENGGUNAAN KONTRASEPSI HORMONAL PADA WUS TERHADAP HASIL IVA TES DI PUSKESMAS PUCANGSAWIT


Oleh :
Devita Vida A'yun - G0222008 - Fak. Kedokteran

Latar Belakang: Pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) merupakan skrining sederhana untuk mendeteksi dini lesi prakanker. Salah satu faktor yang diduga berhubungan adalah durasi penggunaan kontrasepsi hormonal, namun penelitian mengenai durasi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan durasi penggunaan kontrasepsi hormonal dengan hasil pemeriksaan IVA di Puskesmas Pucangsawit.Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case-control. Sampel penelitian sebanyak 165 WUS pengguna kontrasepsi hormonal yang pernah menjalani pemeriksaan IVA di Puskesmas Pucangsawit periode Agustus 2022–Oktober 2025. Kelompok kasus dipilih menggunakan fixed disease sampling sebanyak 55 responden, sedangkan kelompok kontrol sebanyak 110 responden dipilih menggunakan simple random sampling, rasio 1:2. Data yang digunakan data sekunder rekam medis dan analisis menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Hasil karakteristik responden (usia, pendidikan terakhir, paritas, usia menarche, usia pertama menikah, kebiasaan merokok, dan jenis kontrasepsi) menunjukkan tidak ada perbedaan bermakna antara kedua kelompok. Sebanyak 39 (70,9%) WUS dengan hasil IVA positif menggunakan kontrasepsi hormonal selama ≥5 tahun, sedangkan 38 (65,5%) WUS dengan hasil IVA negatif menggunakan kontrasepsi hormonal <5 tahun. Uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan antara durasi penggunaan kontrasepsi hormonal dan hasil pemeriksaan IVA (p<0,05).Kesimpulan: Disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara durasi penggunaan kontrasepsi hormonal dengan hasil pemeriksaan IVA pada wanita usia subur di Puskesmas Pucangsawit. Penggunaan kontrasepsi hormonal selama ≥5 tahun banyak ditemukan pada kelompok kasus. Oleh karena itu, WUS diharapkan melakukan skrining IVA rutin untuk mencegah dan mendeteksi kelainan serviks secara dini, tenaga kesehatan diharapkan memberikan konseling mengenai durasi penggunaan kontrasepsi hormonal dan skrining IVA, serta peneliti selanjutnya diharapkan menelusuri riwayat infeksi Human Papillomavirus (HPV).