Abstrak


KINERJA BERKELANJUTAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO GLOBAL


Oleh :
Joko Karyono - T401908033 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menganalisis  determinan  Kinerja  Keberlanjutan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) di tingkat global dengan menitikberatkan pada peran  Daya  Saing,  Ukuran  Perusahaan,  dan  Digitalisasi.  Kinerja  Keberlanjutan dipahami  sebagai  konstruk  multidimensional  yang  mengintegrasikan  kinerja keuangan  dan  kinerja  sosial  (double  bottom  line).  Penelitian  menggunakan  data panel dari 456 LKM di  81 negara selama periode 2004–2019 dengan total 3.000 observasi yang bersumber dari MIX Market dan World Bank. Metode analisis yang digunakan meliputi model data panel statis dan dinamis dengan pengendalian efek tetap negara dan tahun, serta dilengkapi dengan uji ketahanan (robustness test) dan analisis  sub-sampel  regional.  Hasil  estimasi  model  utama  menunjukkan  bahwa Daya  Saing  dan  Ukuran  Perusahaan  berpengaruh  positif  dan  signifikan  terhadap Kinerja  Keberlanjutan  LKM.  Temuan  ini  mengindikasikan  bahwa  LKM  dengan posisi  kompetitif  yang  kuat  dan  skala  aset  yang  lebih  besar  memiliki  kapasitas sumber daya, efisiensi operasional, serta ketahanan finansial yang lebih baik untuk menyeimbangkan  tujuan  finansial  dan  sosial  secara  berkelanjutan.  Sebaliknya, Digitalisasi tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap  Kinerja Keberlanjutan secara  agregat.  Analisis  lanjutan  menunjukkan  adanya  heterogenitas  dampak Digitalisasi,  di  mana  pada  LKM  kecil  Digitalisasi  justru  berdampak  negatif signifikan, sedangkan pada LKM besar tidak menunjukkan pengaruh yang berarti. Secara  teoretis,  penelitian  ini  memperkuat  relevansi  Dynamic  Capability  Theory dalam  menjelaskan  kinerja  organisasi  hibrida  seperti  LKM,  khususnya  dalam menekankan  pentingnya  kapabilitas  internal  untuk  mengelola  trade-off  antara transformasi digital dan pencapaian keberlanjutan. Secara praktis, hasil penelitian memberikan  implikasi  bagi  regulator  dan  pengelola  LKM  untuk  mendorong penguatan  Daya  Saing  dan  Struktur  Aset,  serta  merancang  kebijakan  Digitalisasi yang bersifat asimetris dan kontekstual sesuai dengan skala dan kesiapan institusi. Penelitian  ini  berkontribusi  dalam  memperkaya  literatur  mikrofinance  dengan mengintegrasikan  dimensi  keuangan  dan  sosial  dalam  analisis  Kinerja Keberlanjutan LKM secara global.