;

Abstrak


APAKAH CORPORATE GOVERNANCE BERPENGARUH TERHADAP KINERJA PERBANKAN? STUDI PADA BANK PEREKONOMIAN RAKYAT PERIODE 2021-2024


Oleh :
Nur Utami - S432402007 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur direksi dan keberagaman gender (gender diversity) terhadap kinerja keuangan yang diproyeksikan melalui Return on Assets (ROA), LDR (Loan to Deposite Ratio) dan FDR (Financing to Deposite Ratio). Studi ini menggunakan pendekatan komparatif untuk melihat apakah terdapat perbedaan dampak antara Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Konvensional dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) di Indonesia. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi jumlah anggota direksi serta proporsi perempuan dalam jajaran direksi sebagai representasi keberagaman gender. Sementara itu, ROA digunakan sebagai variabel dependen untuk mengukur efektivitas perusahaan dalam menghasilkan laba dari aset yang dikelola. LDR (Loan to Deposit Ratio) dan FDR (Financing to Deposit Ratio) digunakan untuk mengukur sejauh mana bank mampu memenuhi kewajiban jangka pendeknya dengan mengandalkan kredit atau pembiayaan yang disalurkannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis data cross section menggunakan regresi linear berganda. Sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling terhadap BPR dan BPRS yang terdaftar dan aktif melaporkan kinerja keuangannya ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selama periode pengamatan. Software yang digunakan untuk pengolahan data pada penelitian ini adalah Eviews 12. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan bukti empiris mengenai peran corporate governance, khususnya karakteristik direksi dan keberagaman gender, dalam meningkatkan profitabilitas bank. Jumlah direksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA BPR Konvensional. Keberagaman gender tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA BPR Konvensional. Jumlah direksi dan keberagaman gender tidak berpengaruh terhadap LDR BPR Konvensional. Jumlah direksi dan keberagaman gender tidak berpengaruh terhadap ROA BPR Syariah. Jumlah direksi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap FDR BPR Syariah. Keberagaman gender tidak berpengaruh terhadap FDR BPR Syariah  Hasil studi ini berimplikasi bagi regulator (OJK) diharapkan membuat regulasi corporate governance yang berbeda antara BPR dan BPRS terkait jumlah direksi. Selain itu, kebijakan inklusivitas gender ke depan sebaiknya tidak hanya fokus pada pemenuhan kuota fisik, melainkan pada peningkatan kompetensi dan peran strategis perempuan dalam pengambilan keputusan. dalam merumuskan kebijakan kuota gender atau standar corporate governance pada industri perbankan mikro di Indonesia.